Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Kamis, 23 Februari 2023 - 19:26 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Meningkat, OJK Jatim Ucapkan Terima Kasih pada Media

Surabaya | klikku.net – Sebagai episentrum perekonomian kawasan Indonesia timur. Pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur terus menggeliat, pasca pandemi Covid-19. Hingga Jawa Timur, menjadi penyumbang perekonomian terbesar kedua di Pulau Jawa.

Hal ini disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jatim Bambang Mukti Riyadi, saat Cangkruan Media di kantor OJK Regional IV Jatim di Surabaya, Kamis (23/2).

“Pada Q4 2022, Jawa Timur berkontribusi sebesar 24,99%. Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan IV 2022 sebesar 4,76% (yoy). Sejak Triwulan II 2021, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur menunjukkan tren positif,” ujarnya.

“Sektor industri pengolahan menjadi motor penggerak perekonomian Jawa Timur. Dengan kontribusi sebesar 30,93%, diikuti dengan sektor perdagangan sebesar 19,14%,” tambahnya.

Ia menjelaskan, secara umum Industri pengolahan masih berada pada fase ekspansi. Khususnya industri makanan dan minuman, industri kulit, dan industri kimia.

“Namun, industri tembakau tertekan akibat kenaikan cukai tembakau. Sedangkan industri tekstil harus menghadapi tekanan kenaikan harga bahan baku dan penurunan permintaan luar negeri. Pertumbuhan Industri Perdagangan mendukung ekspor antar daerah Jawa Timur, utamanya ke wilayah timur Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, hasil Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) menyebutkan. Indeks literasi dan inklusi keuangan Jawa Timur meningkat. Dimana indeks literasi di Jatim pada tahun 2022 sebesar 55,32%. Atau lebih tinggi dari nasional sebesar 49,68%. Untuk inklusi keuangan Jawa Timur pada tahun 2022 sebesar 92,99% dan nasional hanya 85,10%.

“Kami sampaikan terima kasih pada teman-teman media, yang ikut membantu melakukan literasi pada masyarakat. Karena peran media cukup besar dalam literasi ini,” tuturnya.

Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) merupakan survei berskala nasional, yang diselenggarakan secara tiga tahunan oleh OJK. Tujuannya untuk memetakan keadaan terkini, dari tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. @Nto tze


 

899

Baca Lainnya