Surabaya | klikku.net – Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya menambah lima Guru Besar sekaligus, yang dikukuhkan pada Kamis (2/2).
Mereka adalah Prof. Dr. Alfinda Novi Kristanti DEA, selaku Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Prof. Dr. Apt. Noorma Rosita MSi., selaku Guru Besar Fakultas Farmasi (FF), serta Prof. Dr. Endang Suprihati, drh., MS., Prof. Dr. Jola Rahmahani drh., M.Kes., dan Prof. Dr. Poedji Hastutiek drh., MSi, selaku Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH)
Dalam sambutannya, Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak menyebutkan, bahwa pengukuhan menjadi awal dari terbitnya inovasi dari para Guru Besar.
“Jika jabatan puncak yang ada di publik diberikan menjelang akhir dari proses pengabdian. Maka jabatan puncak di bidang akademik, yaitu gelar Guru Besar, diberikan sebagai langkah awal dari inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih signifikan,” ujarnya.
“Untuk itu, para Guru Besar harus mampu secara terus-menerus membuahkan karya inovatif, yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia dan kemajuan bangsa,” tambahnya.
Nasih juga optimistis, kelima Guru Besar UNAIR yang dikukuhkan ini akan berkontribusi secara luar biasa.

“Penelitian-penelitian mengenai rabies, malaria, senyawa fitofarmaka, kosmetik dan obat, menjadi topik yang diangkat pada orasi Guru Besar, yang menurut saya merupakan kekuatan dari Unair. Sehingga penambahan guru besar diharapkan dapat mendukung percepatan kemajuan Unair, untuk berkontribusi di tingkat lokal, nasional hingga internasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, hingga hari ini, Unair tercatat memiliki 277 Guru Besar aktif yang dipastikan akan terus bertambah.
“Dengan bergabungnya kelima srikandi dalam daftar Guru Besar aktif, diharapkan dapat membuktikan kiprah Unair dalam menghasilkan karya atau produk akhir yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. @Nto tze
