Ekonomi Bisnis

Kamis, 15 Juni 2023 - 13:14 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Krista Exhibitions Resmi Gelar Pameran Indonesia International Food Exhibition (IIFEX) 2023 di Surabaya

Surabaya | klikku.net – Pameran Indonesia International Food Exhibition 2023 (IIFEX 2023) Surabaya yang digelar Krista Exhibitions di Grand City mall resmi dibuka, Kamis (15/6).

Indonesia International Food Exhibition 2023 (IIFEX 2023) yang berlangsung hingga Minggu (18/6), merupakan pameran makanan dan minuman berskala Internasional.

Kegiatan ini diikuti 250 perusahaan pelaku usaha dari industri makanan dan minuman. Serta 30 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Korea, China, Jepang, Singapore, Italia dan Taiwan.

Indonesia International Food Exhibition 2023 (IIFEX 2023) digelar bersamaan dengan Pameran Indonesia Licensing Expo 2023 dan EastPack Surabaya 2023. Dan dibuka secara langsung oleh Kadisperindag Jawa Timur Dr. Iwan S.Hut, MM.

Dalam sambutannya, Iwan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengucapkan selamat, dan berharap pameran bisa berlangsung lancar hingga selesai.

Kadisperindag Jawa Timur Dr. Iwan S.Hut, MM

“Alhamdulillah, IIFEX 2023 adalah pameran besar berskala internasional. Ini sangat terkait dengan pertumbuhan UMKM di Jawa Timur. Dari PDRB Jawa Timur sebesar Rp207 triliun, 31% ditopang industri pengolahan. Dan 19% ditopang perdagangan, serta 11% ditopang pertanian. Ini menunjukkan industri pengolahan sangat signifikan pada pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Dimana 38,87%-nya, merupakan industri pengolahan makanan dan minuman,” ujarnya.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PT. Kristamedia Pratama Daud D Salim mengatakan, bahwa Pameran Eastfood Indonesia kini menjadi Pameran Indonesia International Food Exhibition 2023 (IIFEX 2023).

CEO PT. Kristamedia Pratama Daud D Salim

“Ini merupakan pameran yang tepat, untuk dihadiri para pelaku bisnis di industri makanan dan minuman. Karena teknologi dan sains di industri ini, sangat cepat berkembang. Apalagi Indonesia punya pasar yang sangat besar,” ujarnya.

“Dan Krista Exhibitions optimis, karena tercatat peningkatan sebesar 35% peserta pameran dibandingkan penyelenggaraan 2022 lalu, sehingga pastinya melalui pameran ini para exhibitors dapat meningkatkan bisnis mereka hingga go Internasional,” tambahnya.

Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur Eddy Widjanarko dalam sambutannya mengatakan, Jawa Timur sebagai pusat lumbung nasional, surplus disektor ketahanan pangan.

Ketua DPP Apindo Jawa Timur Eddy Widjanarko

“Jawa timur sebagai barometer pangan nasional. Data terakhir untuk produksi padi sebesar 9,6 juta ton (2022). Dan untuk produksi beras sebesar 5,5juta ton (2022). Yang menjadi pusat pertumbuhan dan lumbung Jawa Timur ada di Kabupaten Lamongan, Ngawi dan Bojonegoro,” ujarnya.

“Seperti halnya ketahanan pangan sektor perikanan dan budidaya, juga mengalami pertumbuhan dengan total volume 3,5 jutan ton dengan nilai sekitar 26,5 milyar. Jawa timur sebagai basis komiditas yang meliputi sektor perkebunan, holtikultura, perikanan, kehutanan, peternakan dan tanaman pangan. Yang menjadi barometer pertumbuhan dan pendapatan hasil secara nasional,” tuturnya.

Susanty Widjaya selaku Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) menuturkan, ASENSI bersama dengan IMEI dan Krista Exhibitions optimis dengan diadakannya pameran IIFEX dan ILE 2023 di kota Surabaya.

Ketua ASENSI Susanty Widjaya

“Memgusung tag line LET’S RISE UP TOGETHER, dengan tujuan agar para wirausaha makanan dan minuman, para UMKM, lisensi dan waralaba merek lokal, dapat bangkit dari keterpurukan kemarin melalui ajang pameran terbesar di Surabaya ini,” ungkapnya.

Saat mengunjungi pameran International Food Exhibition 2023 (IIFEX 2023) , para pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai teknologi bakery & confectionery (mesin bakery & confectionery, peralatan, persediaan bahan), layanan & teknologi terkait untuk hotel, katering, restoran, kafe); bahan pangan,makanan herbal & kesehatan (makanan herbal & kesehatan, serta suplemen makanan).

Tak hanya sebatas itu, temukan juga berbagai inovasi bahan baku makanan dan minuman , mesin cetak hingga packing yang mutakhir dan dapatkan juga berbagai inspirasi untuk mengembangkan bisnis lisensi dan waralaba.

Bukan hanya pameran makanan, minuman, licensing dan kemasan saja, namun juga ada berbagai acara menarik seperti Baking & Cooking Demo dari hampir 30 chef ternama.

Kesuksesan Pameran makanan minuman, licensing waralaba dan kemasan Indonesia International Food Exhibition, Indonesia Licensing Expo dan EastPack Surabaya 2023 tidak lepas dari dukungan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, KADIN Indonesia, KADIN Jawa Timur, KADIN Surabaya.

Serta Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Indonesian Packaging Federation (IPF), Asosiasi Pengusaha Pengolahan & Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Asosiasi Pengusaha Kafe & Restoran Indonesia (APKRINDO) Jawa Timur, Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), Perhimpunan Hotel Dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur, serta berbagai institusi lainnya.

Pameran Indonesia International Food Exhibition, Indonesia Licensing Expo dan EastPack Surabaya 2023 terbuka hari ini bagi para pelaku bisnis dan masyarakat umum, mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Pengunjung dapat mendaftar langsung dengan membayar tiket masuk seharga Rp 50.000,-.untuk 4 hari pameran. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi Kristamedia di nomor telepon (021) 634 5861; 634 5862, atau dengan mengirimkan e-mail ke info@kristamedia.com

984

Baca Lainnya