Semarang | klikku.id – Dalam langkah nyata mendukung semangat toleransi dan moderasi beragama, Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menyerahkan bantuan sebesar Rp 25 juta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Dana ini digunakan untuk pembangunan Gereja Oikumene Diponegoro, salah satu dari tiga fasilitas strategis yang diresmikan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si.
Fasilitas lain yang turut diresmikan meliputi renovasi Pos Provost dan pembangunan GOR Prajurit.
Peresmian ini menegaskan komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam mendukung kedamaian spiritual, kedisiplinan, dan kebugaran fisik prajurit sekaligus mendorong semangat toleransi antar umat beragama.
“Kami percaya, pembangunan bangsa mencakup infrastruktur sekaligus penguatan nilai-nilai luhur seperti kemanusiaan, toleransi, dan persatuan,” ujar Hardianto, General Manager Pelindo Cabang Tanjung Emas.
Ia menambahkan, dukungan ini merupakan wujud nyata sinergi antara BUMN dan institusi pertahanan dalam menciptakan lingkungan harmonis.
Mayjen TNI Deddy Suryadi, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Gereja Oikumene bukan hanya untuk prajurit dan pegawai Kodam, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar.
“Gereja ini menjadi simbol kedamaian dan spiritualitas yang mendukung kerukunan antar umat beragama,” ujarnya.
Pembangunan Gereja Oikumene Diponegoro, yang selesai dalam waktu 14 minggu, dirancang untuk melayani umat Kristiani dari berbagai denominasi.
Gereja ini menjadi simbol nyata persatuan dalam keberagaman, memperkuat semangat moderasi beragama yang sejalan dengan visi inklusivitas TNI.
Peresmian tersebut dihadiri tokoh lintas agama dan elemen masyarakat, menandai langkah penting dalam kolaborasi lintas sektor.
Ke depan, Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan melalui program TJSL di wilayah operasionalnya, termasuk Jawa Tengah. @Man
