Daerah Pelayanan Publik

Sabtu, 5 Juli 2025 - 16:57 WIB

11 bulan yang lalu

logo

Dari kiri Hanif Devisi Sosial LSM GARABS, dr. Anita Kapus Arosbaya Bangkalan dan Hasan Waka Ketua GARABS. Dok Anam klikku.id

Dari kiri Hanif Devisi Sosial LSM GARABS, dr. Anita Kapus Arosbaya Bangkalan dan Hasan Waka Ketua GARABS. Dok Anam klikku.id

Pastikan Pelaksanaan Dana BOK Sesuai Aturan LSM GARABS Kunjungi Kapus Arosbaya

Bangkalan| klikku.id – Untuk terus melaksanakan komitmennya dalam menjadi mitra strategis pemerintah kini Wakil Ketua LSM GARABS, Hasan, bersama Hanif dari Divisi Sosial melakukan kunjungan pemantauan ke Puskesmas Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, pada Sabtu (05/07) siang tadi.

Pengakuannya kunjungan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di tingkat Puskesmas berjalan objektif, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku, khususnya mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 28 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan BOK.

Dalam pertemuan bersama Kepala Puskesmas Arosbaya, dr. Anita tersebut LSM GARABS menggali sejumlah aspek pelaksanaan BOK seperti perencanaan kegiatan, sinergi lintas sektor, hingga kendala dalam pelaksanaan program. Dr. Anita menyampaikan bahwa Puskesmas Arosbaya tetap menjalankan program meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran operasional.

“Kegiatan pemeriksaan jentik DBD tetap dilakukan meskipun tidak tersedia dana transport. Kami melibatkan sekolah-sekolah untuk membentuk kader siswa yang bertugas memeriksa jentik nyamuk di rumah-rumah tetangga,” ujar dr. Anita.

Ia juga menjelaskan bahwa kendala umum adalah belum memadainya alokasi dana untuk transportasi petugas saat kunjungan rumah atau penyuluhan. Namun dengan strategi kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat, program tetap berjalan.

Sementara itu, Hasan dari GARABS menegaskan bahwa pemantauan ini adalah bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan anggaran publik, sebagaimana diamanatkan dalam PMK tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan BOK tidak hanya administratif, tapi juga menyentuh sasaran secara langsung dan transparan. Apalagi PMK 28/2021 menekankan pentingnya dokumentasi, pelaporan, dan indikator kesehatan seperti penurunan angka kematian ibu dan anak serta peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujarnya.

Hanif dari Divisi Sosial LSM GARABS juga menambahkan bahwa praktik baik yang dilakukan Puskesmas Arosbaya bisa menjadi contoh bagi Puskesmas lain di Bangkalan, terutama dalam menekan angka penyakit berbasis lingkungan melalui pendekatan inovatif.

Kunjungan ini juga menjadi momen memperkuat sinergi antara masyarakat sipil dengan lembaga layanan publik. Ke depan, LSM GARABS berkomitmen terus mengawal pelaksanaan BOK dan mendesak agar Pemkab lebih serius dalam memperhatikan kebutuhan operasional teknis Puskesmas.


(Anam)

77

Baca Lainnya