Internasional Pendidikan Teknologi IT

Kamis, 31 Juli 2025 - 19:28 WIB

1 tahun yang lalu

logo

ITS dan Singapura Kembangkan Proyek Energi Hijau Masa Depan

Surabaya | klikku.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) makin serius di bidang energi bersih berkelanjutan.

Terbaru, kampus pahlawan ini kedatangan delegasi Kedutaan Besar Singapura, Kamis (31/7/2025), untuk memperkuat kerja sama lewat program The Republic Indonesia – Singapore University Network (RI-SING UN).

Rektor ITS Prof Bambang Pramujati menegaskan, kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata percepatan riset dan teknologi hijau.

“Kami sudah lama kolaborasi dengan universitas top Singapura, seperti NTU, NUS, hingga Singapore Management University. Kini, fokus kami memperluas pengembangan energi terbarukan, ekonomi sirkular, hingga laboratorium riset unggulan,” bebernya.

Salah satu yang jadi sorotan adalah proyek Renewable Energy Integration Demonstrator of Indonesia (REIDI).

Bersama NTU, ITS menghadirkan proyek energi hijau pertama di Indonesia yang menggabungkan teknologi mutakhir melalui Institute of Research for Sustainability and Innovation (INSPIRASI).

Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng mengaku optimistis. Menurutnya, Indonesia punya modal besar lewat populasi dan lahan luas.

“Kolaborasi ini bukan hanya bermanfaat bagi Indonesia dan Singapura, tapi juga jadi penggerak menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Tak ketinggalan, Director Global Alliance of Industries Prof Lidya Helena Wong mengapresiasi langkah ITS. Menurutnya, REIDI yang sudah diresmikan akhir 2023 lalu, memakai teknologi agrivoltaic pertama dan terbesar se-Asia Tenggara.

Teknologi ini mampu menghasilkan listrik dari panel surya sekaligus tetap memproduksi hasil pertanian. “Efisiensi lahannya meningkat drastis,” jelasnya.

Lebih hebat lagi, energi biomassa juga dimanfaatkan untuk kebutuhan listrik, termasuk asrama mahasiswa.

“Ke depan, sistem ini akan menjangkau stadion ITS,” ujar Prof Gamantyo Hendrantoro, Project Manager INSPIRASI sekaligus Guru Besar Teknik Elektro ITS.

Gamantyo berharap ITS makin diakui sebagai pusat inovasi energi bersih di Asia Tenggara. “Kami ingin ITS bukan hanya kampus akademik, tapi juga pelopor transformasi teknologi yang nyata dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Langkah ITS ini selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin Energi Bersih dan Terjangkau, Penanganan Perubahan Iklim, serta Kemitraan Global.

Dengan begitu, kampus pahlawan ini semakin dekat menuju konsep smart eco-campus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. @Man


 

133

Baca Lainnya