Pelayanan Publik Pemerintahan Transportasi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 08:48 WIB

9 bulan yang lalu

logo

BHS Tegaskan Penghentian Operasional Kapal di Ketapang-Gilimanuk Demi Keselamatan

Surabaya | klikku.id– Kemacetan panjang di jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, ternyata bukan semata karena minimnya kapal.

Legislator DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menegaskan, penghentian sementara operasional kapal justru langkah wajar demi keselamatan penumpang.

“Lebih baik dihentikan dulu daripada terjadi kecelakaan. Dermaga di sana kondisinya masih darurat dan berhadapan langsung dengan arus laut. Kalau musim gelombang kuat, kapal tidak bisa beroperasi,” ujarnya, Jumat (1/8/2025) malam.

Politisi Partai Gerindra yang juga Kapoksi Komisi VII DPR RI itu menilai solusi paling tepat bukan menambah kapal, melainkan membangun dermaga baru.

“Satu pasang dermaga bisa layani empat kapal sekaligus. Jadi lebih efisien dan ekonomis daripada membeli kapal baru,” jelasnya.

Ia pun menyarankan pemerintah menambah tiga pasang dermaga baru paling lambat tahun depan, mengantisipasi lonjakan kendaraan begitu jalan tol di kawasan tersebut mulai beroperasi.

Saat ini, lintasan Ketapang–Gilimanuk memiliki 7 dermaga eksisting. Namun, dari 58 kapal yang terdaftar, hanya sekitar 26 kapal bisa beroperasi akibat keterbatasan dermaga.

“Sekarang lebih dari 50 persen kapal tidak bisa jalan karena dermaga kurang. Itu masalah utamanya,” tegas Bambang.

Dengan tambahan tiga pasang dermaga, kapasitas dipastikan meningkat signifikan. “Kalau dermaga cukup, kemacetan bisa terurai tanpa harus mengorbankan keselamatan,” tandasnya. @Man


 

75

Baca Lainnya