Sosial

Jumat, 8 Agustus 2025 - 08:37 WIB

11 bulan yang lalu

logo

BHS Ajak Seniman Sidoarjo Hidupkan Lagi Panggung Ludruk

Sidoarjo – Tawa riang bercampur haru terdengar di Omah Budaya, Desa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono, Selasa (5/8/2025). Di tempat inilah, para seniman ludruk yang sempat kehilangan panggung kembali berkumpul, kali ini bersama Anggota Komisi VII DPR RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS).

Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi. BHS datang membawa pesan bahwa ludruk, sebagai seni teater tradisional Jawa Timur, memiliki peluang besar untuk kembali bersinar jika mendapat dukungan serius.

“Ludruk adalah identitas budaya kita. Kalau Thailand bisa memikat wisatawan dunia lewat seni dan sejarahnya, Sidoarjo pun punya kesempatan yang sama,” ujar BHS di hadapan para pelaku seni.

Ia mengingatkan bahwa kemajuan pariwisata tidak selalu bergantung pada panorama alam, tetapi juga bisa dibangun dari kekuatan budaya. Untuk itu, ia mendorong pelaku seni dan industri kreatif memanfaatkan fasilitas pembiayaan, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program UMKM. Pinjaman di bawah Rp100 juta, katanya, tidak membutuhkan agunan, sementara jumlah di atasnya dapat menggunakan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai jaminan.

Tak sekadar memberi arahan, BHS juga menyerahkan bantuan modal kepada pengrajin udeng khas Sidoarjo. Harapannya, dukungan tersebut menjadi pemantik semangat bagi tumbuhnya kembali industri kreatif daerah.

Bagi Cak Tawar Gonzales, salah satu seniman ludruk senior, langkah ini ibarat suntikan energi baru. “Selama ini ludruk seperti tertidur. Kehadiran beliau membuat kami percaya, panggung ini bisa kembali hidup,” ungkapnya.

Dengan dukungan dari pemerintah, pelaku seni berharap ludruk tidak lagi sekadar dikenang, tetapi kembali menjadi tontonan yang memikat, menghibur, dan membanggakan masyarakat Sidoarjo hingga generasi muda di seluruh Indonesia.

116

Baca Lainnya