Hallo Polisi Pelayanan Publik

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:49 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Harga Beras Masih Tinggi, Polri-Bulog Luncurkan Gerakan Pangan Murah Serentak Pekan Depan

Jakarta | klikku.id – Polri bersama Perum Bulog akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak pekan depan.

Langkah cepat ini diambil untuk menekan harga beras yang masih melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) di sejumlah daerah.

Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, mengatakan GPM diluncurkan sebagai respons atas minimnya realisasi program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Dari target 1,3 juta ton beras tahun ini, baru tersalur sekitar 8 ribu ton.

“Fungsi Binmas jadi garda depan. Data stok harus akurat, distribusi tepat sasaran, dan jangan sampai ada penyelewengan. GPM juga akan dilombakan antarwilayah,” tegas Dedi, Jumat (8/8/2024).

Distribusi beras dilakukan lewat dua skema, yakni langsung dari Bulog ke satuan wilayah. Serta melalui koperasi seperti Koperasi Merah Putih dan Primkoppol.

Konsumen hanya bisa membeli maksimal 10 kg, kecuali untuk wilayah 3T seperti Maluku dan Papua, yang diperbolehkan membeli dalam kemasan 50 kg.

Semua proses penyaluran wajib mengikuti HET zonasi, dan tidak boleh diperjualbelikan kembali. Distribusi akan dikawal ketat lewat aplikasi Klik SPHP, yang mengatur alur mulai dari pengajuan hingga pelaporan dalam delapan tahap. Harga jual juga wajib di bawah HET.

Polri juga menyiapkan sistem pengawasan melekat. Bhabinkamtibmas akan turun langsung ke lapangan, didukung tim gabungan dari Bulog, Pemda, dan Bapanas yang memantau distribusi setiap hari lewat sistem digital.

Masyarakat pun bisa ikut mengawasi dengan melaporkan dugaan pelanggaran melalui hotline 110 atau aplikasi Klik SPHP.

Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhan, mendukung penuh sinergi ini.

“Kami siapkan 1.514 gudang dengan total kapasitas 3,7 juta ton. Untuk koperasi, kami beri fasilitas tunda bayar hingga tujuh hari,” ujarnya. R3d


 

120

Baca Lainnya