Pendidikan

Jumat, 8 Agustus 2025 - 19:09 WIB

11 bulan yang lalu

logo

UM Surabaya Gagas Piagam Surabaya untuk Perkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital

Surabaya | klikku.id –  Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya menjadi tuan rumah The 5th International Conference on Islamic Family Law (ICoIFL) yang sukses melahirkan Piagam Surabaya.

Dokumen ini berisi 10 rekomendasi strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga di era digital.

Konferensi yang berlangsung 6–8 Agustus 2025 ini diikuti 150 peserta dari berbagai daerah dan menghadirkan pakar hukum keluarga dari Malaysia, Singapura, Uzbekistan, dan Indonesia.

“Ini momentum penting untuk memperkuat kontribusi riset hukum keluarga Islam secara global,” ujar Prof Dr Ilyya Muhsin, Ketua Umum PDHKI, Jumat (8/8/2025).

Mengangkat tema Rethinking Support Systems to Strengthen Family Sustainability and Reduce Divorce in the Digital Era, konferensi ini fokus pada isu perceraian digital, kesetaraan gender, perlindungan anak, hingga peran AI dalam layanan keluarga.

Wakil Rektor I UM Surabaya, Dr dr Muhammad Anas, Sp.OG., menegaskan pentingnya digitalisasi sebagai sarana edukasi keluarga, bukan ancaman. “Nilai Islam dan teknologi harus jalan beriringan,” katanya.

Salah satu hasil utama konferensi adalah Piagam Surabaya, yang memuat rekomendasi seperti:

  • Pendidikan pranikah berbasis hukum Islam dan literasi digital,
  • Revitalisasi konselor keluarga berbasis masjid,
  • Digitalisasi layanan hukum keluarga yang aman,
  • Reformulasi Kompilasi Hukum Islam agar adaptif,
  • Gerakan nasional Keluarga Tangguh Digital.

Prof Ilyya menegaskan, lonjakan perceraian akibat teknologi tidak bisa dibiarkan. “Tanpa literasi digital dan spiritualitas, keluarga bisa retak hanya karena layar,” ujarnya.

Sebanyak 13 jurnal bereputasi, termasuk yang terindeks Scopus Q1, turut mendukung publikasi peserta. Menjadikan ICoIFL kali ini sebagai salah satu konferensi hukum keluarga Islam paling bergengsi di kawasan Asia. R3d


 

84

Baca Lainnya