Pemerintahan

Minggu, 16 November 2025 - 09:28 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Menteri PKP Klaim Serapan Rumah Subsidi Capai 221 Ribu Unit per 15 November

SURABAYA | klikku.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa serapan rumah subsidi hingga 15 November 2025 telah mencapai 221.000 unit dari total alokasi 350.000 unit tahun ini.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antar pelaku ekosistem perumahan nasional.

“Semua ini berkat dukungan pengembang, perbankan, dan Tapera. Ekosistem perumahan harus kompak. Terus bekerja semangat mengejar target hingga akhir tahun,” kata Ara dalam keterangan tertulis, Minggu (16/11/2025), seperti dikutip dari Antara.

Ia menegaskan bahwa integritas dan profesionalitas harus dijaga dalam seluruh pembangunan rumah subsidi.

“Pengembang adalah jembatan antara negara dan rakyat dalam merealisasikan anggaran untuk membantu masyarakat kecil. Kepercayaan nomor satu, kepuasan pelanggan nomor satu,” ujarnya.

Ara sebelumnya menyebut bahwa Kredit Program Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) merupakan bukti keberpihakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di sektor perumahan.

FLPP adalah program subsidi pembiayaan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, memungkinkan skema KPR bersubsidi dengan bunga rendah, uang muka ringan, dan tenor panjang. Pengelolaannya berada di bawah BP Tapera dan telah berjalan sejak 2010.

Sementara itu, KPP dijalankan berdasarkan Permenko Bidang Perekonomian No. 13/2025 dan Permen PKP No. 13/2025.

Program ini menyediakan kredit modal kerja atau investasi bagi UMKM dan pelaku usaha terkait penyediaan maupun permintaan perumahan.

Dana KPP dapat dimanfaatkan untuk penyediaan tanah, pembelian bahan bangunan, pengadaan barang dan jasa, hingga pembelian atau pembangunan rumah untuk mendukung kegiatan usaha. R3d


 

84

Baca Lainnya