Pemerintahan Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 10:34 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Apel Perdana Shodiqin, Janji Kejar Target Nasional dan Cegah Stunting

SURABAYA | klikku.id – Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur yang baru, Shodiqin SH MM, langsung tancap gas usai resmi menjabat.

Dalam apel perdana, Senin (11/5/2026), ia menegaskan pentingnya sinergi, inovasi, dan kedisiplinan untuk membawa BKKBN Jatim mencapai target nasional.

Di hadapan seluruh pegawai, Shodiqin meminta jajaran BKKBN Jatim memperkuat kolaborasi dan menjaga integritas pelayanan publik. Menurutnya, keberhasilan program kependudukan dan keluarga berencana tidak bisa dicapai tanpa kerja sama yang solid.

“Kami mohon dukungan dan kerja sama seluruh pegawai. Dengan kolaborasi yang kuat, target nasional insyaallah bisa tercapai dengan baik,” ujar Shodiqin.

Mantan Kepala Perwakilan BKKBN DIY dan Sulawesi Selatan itu juga memastikan akan melanjutkan program yang telah dirintis pimpinan sebelumnya, termasuk penguatan program percepatan penurunan stunting di Jawa Timur.

Salah satu fokus utama yang akan diperkuat adalah program Sasaran 3B, yakni Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita non-PAUD.

Selain itu, gerakan Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) juga menjadi prioritas untuk mencegah munculnya kasus stunting baru, terutama pada fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Shodiqin menegaskan program tersebut sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya pembangunan sumber daya manusia unggul dan pengentasan kemiskinan dari desa.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, ia meminta seluruh jajaran tetap kreatif dan mampu mengoptimalkan aset yang ada. Budaya gotong royong yang selama ini kuat di Jawa Timur diyakini menjadi modal penting untuk menghadirkan inovasi pelayanan.

Tak hanya fokus pada program eksternal, Shodiqin juga memberi perhatian serius pada tata kelola internal.

Ia meminta disiplin ASN terus ditingkatkan agar predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diraih BKKBN Jatim tetap terjaga.

“Kedisiplinan, kehadiran, dan kinerja saat jam kerja menjadi kunci keberhasilan program. Predikat WBBM harus benar-benar tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya. AM@n


 

83

Baca Lainnya