Ekonomi Bisnis Nasional

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:48 WIB

4 jam yang lalu

logo

OJK Perkuat Industri Susu Jatim Lewat Program PED 2026

MALANG | klikku.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur memperkuat pengembangan industri susu sapi perah melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) 2026.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman lintas sektor, serta peluncuran sistem digital Enterprise Resource Planning (ERP) hasil kolaborasi OJK dan International Labour Organization (ILO).

Program ini melibatkan pemerintah daerah, koperasi, akademisi, serta lembaga jasa keuangan, untuk memperkuat ekosistem susu sapi perah yang berkelanjutan di Jawa Timur.

Pelaksana Harian Kepala OJK Jawa Timur Horas V.M. Tarihoran mengatakan, program tersebut difokuskan pada penguatan sektor susu sapi perah di wilayah Malang Raya.

“Strateginya mencakup peningkatan akses pembiayaan, penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kapasitas usaha peternak, hingga pemanfaatan teknologi digital. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan produktivitas usaha sekaligus kesejahteraan peternak,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, OJK juga meluncurkan sistem ERP yang akan diterapkan di tiga koperasi susu besar, yakni KAN Jabung Kabupaten Malang, KPSP Setia Kawan Kabupaten Pasuruan, dan KPUD Tani Wilis Kabupaten Tulungagung.

“Penerapan sistem ini, diperkirakan dapat dimanfaatkan sekitar 10 ribu peternak anggota koperasi. Melalui digitalisasi tata kelola usaha, koperasi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat rantai pasok industri susu sapi perah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso menilai, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing sektor peternakan melalui pemanfaatan teknologi.

“Model pengembangan yang diterapkan di Jawa Timur, berpotensi menjadi contoh digitalisasi rantai nilai UMKM bagi daerah lain di Indonesia,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor tersebut, sejumlah lembaga jasa keuangan juga menyerahkan akses pembiayaan secara simbolis kepada pelaku usaha peternakan susu sapi perah.

“Melalui program ini, kami berharap akses keuangan, kapasitas usaha, dan pemanfaatan teknologi di kalangan peternak dapat terus meningkat. Sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. AM@n


 

17

Baca Lainnya