Daerah Pemerintahan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:32 WIB

3 jam yang lalu

logo

Dok gambar foto berita KLIKKU.ID Anam Bangkalan. Kegiatan DLH.

Dok gambar foto berita KLIKKU.ID Anam Bangkalan. Kegiatan DLH.

DLH Bangkalan Optimalkan Tim UBC, Respon Cepat Atasi Tumpukan Sampah dan Jaga Kebersihan Kota

BANGKALAN | klikku.id – Upaya menjaga kebersihan dan keasrian wilayah perkotaan terus dioptimalkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan. Melalui Tim Unit Bersih Cepat (UBC), DLH melakukan penyisiran rutin terhadap titik-titik yang rawan terjadi penumpukan sampah sekaligus merespons cepat laporan masyarakat.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 (PSLB3) DLH Bangkalan, Kuspriyanto, S.E., M.M., mengatakan bahwa kondisi kebersihan kota saat ini cukup baik. Namun, ia menilai masih diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

“Alhamdulillah saat ini cukup bersih. Hanya saja masyarakat kita masih perlu ditumbuhkan rasa memiliki dan melindungi lingkungan agar kebersihan tetap terjaga,” ujarnya kepada klikku.id, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Kuspriyanto, strategi yang saat ini dijalankan adalah mengoptimalkan kinerja Tim UBC yang bertugas menyisir sampah di sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat pembuangan sampah sembarangan. Selain itu, tim juga bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait adanya tumpukan sampah.

“Sementara ini kami optimalkan Tim UBC. Selain menyisir titik-titik penumpukan sampah, mereka juga merespons laporan masyarakat terkait sampah yang membutuhkan penanganan cepat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, DLH Bangkalan sebenarnya telah memiliki inovasi berupa aplikasi SIPADU sebagai sarana pelaporan sampah oleh masyarakat. Namun, aplikasi tersebut belum dipublikasikan secara luas karena masih menunggu normalisasi layanan persampahan di Kabupaten Bangkalan.

“Ke depan kami memiliki inovasi melalui aplikasi SIPADU untuk pelaporan masyarakat. Namun sementara belum kami luncurkan karena menunggu layanan persampahan berjalan normal, termasuk setelah TPST Desa Masaran beroperasi dan lahan TPA di Desa Banyior resmi menjadi milik pemerintah,” terangnya.

Dalam pelaksanaannya, Tim UBC berada di bawah tanggung jawab langsung Kabid PSLB3. Tim tersebut diperkuat empat orang petugas yang dilengkapi kendaraan roda tiga (R3) untuk menunjang mobilitas penyisiran sampah setiap hari setelah menyelesaikan tugas pokoknya.

Adapun wilayah prioritas penyisiran meliputi kawasan Bancaran–Sekkep–Lapangan Kerapan Sapi, Pecinan–Pasifik–Tom & Jerry–Pongkoran, Lampu Merah Bawaslu hingga SPBU Junok, serta jalur dari Mapolres Bangkalan ke arah utara sampai Lampu Merah Alun-Alun.

Meski demikian, Kuspriyanto menegaskan bahwa Tim UBC juga siap menjalankan instruksi pimpinan apabila terdapat penugasan khusus.

“Ketika ada perintah langsung dari Plt Kepala Dinas, kami mengikuti arahan pimpinan. Seperti sebelumnya, Tim UBC melakukan penyisiran kebersihan di kawasan Jembatan Suramadu dan Jalan Kembar selama tiga hari,” pungkasnya.

Reporter: Anam

55

Baca Lainnya