Pendidikan

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:50 WIB

7 jam yang lalu

logo

PPDB SMPN 18 Domas Gresik Jadi Sorotan, Siswa Berprestasi hingga Jalur Akademik Gagal Lolos. Dok Foto Rigie. klikku.id

PPDB SMPN 18 Domas Gresik Jadi Sorotan, Siswa Berprestasi hingga Jalur Akademik Gagal Lolos. Dok Foto Rigie. klikku.id

PPDB SMPN 18 Domas Gresik Jadi Sorotan, Siswa Berprestasi hingga Jalur Akademik Gagal Lolos

GRESIK | klikku.id — Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 18 Domas Gresik kembali menuai sorotan. “Sejumlah orang tua siswa mempertanyakan transparansi proses seleksi setelah beberapa calon peserta didik yang dinilai memiliki prestasi dan potensi akademik justru tidak lolos dalam berbagai jalur penerimaan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Alga, lulusan SDN 238 Gresik. Siswa yang dikenal memiliki prestasi di bidang olahraga bola voli itu mengaku gagal diterima melalui jalur prestasi meski pernah meraih juara pertama tingkat kabupaten. Melalui akun TikTok “No Viral No Justice”, Alga menyampaikan kekecewaannya atas hasil seleksi tersebut. “Saya juara satu tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Tidak hanya Alga, nasib serupa dialami calon siswa bernama Adhyastha Naufal El Ghifary. Menurut keluarganya, Adhyastha telah mencoba berbagai jalur pendaftaran, mulai jalur prioritas, domisili, prestasi hingga potensi akademik. Namun seluruh upaya tersebut berakhir dengan hasil yang sama, yakni tidak lolos seleksi.

Ibu Adhyastha, Mira Cahyani, mengaku sejak awal telah mengalami kendala saat proses pendaftaran secara daring. “Data anak saya tidak muncul saat dicek di sistem. Sudah dicoba berulang kali melalui komputer maupun laptop tetap tidak bisa. Kalau sistemnya online, seharusnya transparan sehingga masyarakat bisa memahami prosesnya,” ujarnya, Selasa (30/06).

Mira mengaku kekecewaan sejumlah wali murid semakin besar karena minimnya informasi yang diterima terkait hasil seleksi. Kondisi itu memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan adanya kursi atau kuota yang tidak terisi namun tidak dapat diakses oleh calon siswa lain.

Keluhan serupa juga ramai diperbincangkan di media sosial, di mana sejumlah orang tua mempertanyakan mekanisme seleksi yang diterapkan dalam PPDB tahun ini.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Hariyanto, memberikan tanggapan singkat. Ia menyarankan calon peserta didik untuk tetap memanfaatkan jalur yang masih tersedia. “Ikut saja yang ketiga melalui jalur akademik,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN 18 Gresik belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan orang tua siswa mengenai transparansi sistem seleksi maupun dugaan adanya kuota yang belum terisi.

Para wali murid berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait mekanisme penilaian dan hasil seleksi PPDB, sehingga proses penerimaan peserta didik berjalan lebih transparan, akuntabel, dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat.

#Rigi

39

Baca Lainnya