Ekonomi Bisnis Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 20:48 WIB

5 jam yang lalu

logo

Perkuat UMKM Syariah, FESyar Jawa 2026 Buka Akses Pasar dan Pembiayaan

SURABAYA | klikku.id — Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk halal. Bank Indonesia (BI) mendorong kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi pelaku usaha.

Hal itu disampaikan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, saat membuka FESyar Jawa 2026 yang berlangsung di Surabaya pada 25–27 September 2026.

Ia mengatakan, bahwa penguatan ekonomi syariah perlu dilakukan melalui ekosistem yang terintegrasi. Mulai rantai nilai halal, pembiayaan, hingga peningkatan literasi dan inklusi.

“Ketiganya diarahkan agar semakin terintegrasi, berdampak nyata, dan inklusif. Kunci mewujudkannya adalah sinergi,” ujarnya, Sabtu (26/9/2026).

Ia menambahkan, Jawa Timur dipilih sebagai lokasi FESyar, karena memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi syariah. “Jawa Timur memiliki 97,33 persen penduduk Muslim dan 7.347 pesantren,” tuturnya.

Ia menambahkan, BI mencatat ekonomi syariah Indonesia memiliki ruang pertumbuhan yang besar. “Pada triwulan II 2026, sektor unggulan rantai nilai halal tumbuh 5,50 persen secara tahunan. Sementara aset keuangan syariah mencapai Rp3.131 triliun,” ungkapnya.

“Literasi ekonomi syariah juga meningkat dari 16,30 persen pada 2019 menjadi 50,18 persen pada 2025,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan, bahwa ukuran keberhasilan ekonomi syariah tidak cukup dilihat dari pertumbuhan aset.

Menurutnya, manfaat ekonomi syariah harus dirasakan masyarakat melalui penguatan usaha dan akses pembiayaan.

“Ukuran keberhasilan ekonomi syariah bukan hanya seberapa besar asetnya, tetapi seberapa luas manfaat dan kemaslahatan yang dihasilkannya,” ujarnya.

Dalam FESyar kali ini, BI bersama mitra menghadirkan sejumlah program. Di antaranya Pasar Rakyat dan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat untuk memperluas pasar UMKM.

Ada pula pengembangan wakaf produktif melalui wakaf uang untuk pendidikan serta skema pembiayaan perumahan bagi guru madrasah dan pesantren anggota Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN).

FESyar Jawa merupakan rangkaian Road to Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, pemerintah, pesantren, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional. AM@n


 

15

Baca Lainnya