Ekonomi Bisnis

Jumat, 25 September 2026 - 18:48 WIB

3 minggu yang lalu

logo

FESyar Jawa 2026 Buka Layanan Ekonomi Syariah dalam Satu Lokasi

SURABAYA | klikku.id – Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 tampil dengan konsep berbeda. Tak hanya menghadirkan pameran produk UMKM, Bank Indonesia (BI) mengemasnya sebagai ruang layanan terpadu yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai sektor dalam ekosistem ekonomi syariah.

FESyar Jawa 2026 berlangsung di Grand City Surabaya, 25–27 September. Koordinator FESyar Jawa 2026 Yono Haryono mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini dibagi dalam tiga kelompok utama, yakni Sharia Forum, Sharia Fair, dan berbagai kompetisi.

“Di Sharia Fair kami menghadirkan UMKM mitra Bank Indonesia dari 14 kantor perwakilan se-Jawa, khususnya yang bergerak di sektor modest fashion dan halal food,” ujar Yono.

Selain pameran, Sharia Forum menjadi ruang edukasi melalui seminar dan talkshow. Sementara generasi muda mendapat ruang melalui berbagai kompetisi, mulai Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional se-Jawa, hadroh, nasyid hingga kompetisi robotik untuk siswa sekolah dasar.

Yang berbeda, seluruh kegiatan tahun ini dipusatkan di Grand City. Sebelumnya, FESyar Jawa digelar di Masjid Al-Akbar Surabaya.

Menurut Yono, pemindahan lokasi bertujuan memperluas akses sekaligus menegaskan bahwa ekonomi syariah dapat diikuti siapa saja.

“Kalau di masjid terkesan eksklusif untuk umat Muslim saja. Dengan digelar di Grand City, inklusivitasnya dapat. Siapa pun, termasuk non-Muslim, kami undang untuk hadir karena ekonomi syariah ini pada dasarnya bersifat inklusif untuk semua pihak,” katanya.

Konsep one-stop services juga menjadi salah satu pembaruan. Dalam satu lokasi, pengunjung tidak hanya dapat membeli produk UMKM, tetapi juga memperoleh informasi mengenai sertifikasi halal, pembiayaan perbankan syariah hingga layanan lembaga amil zakat (LAZ).

Dengan konsep tersebut, FESyar diharapkan menjadi titik temu antara masyarakat, pelaku usaha, lembaga keuangan, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan ekonomi syariah.

Yono menyebut FESyar sebagai ruang kolaborasi yang terbuka bagi siapa pun yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

“Event Fesyar ini merupakan bentuk ‘wakaf’ dari Bank Indonesia. Siapa saja yang memiliki semangat sama untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Jawa, khususnya Surabaya, sangat kami sambut untuk meramaikan,” pungkasnya. AM@n


 

35

Baca Lainnya