SURABAYA | klikku.id – Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Surabaya, menggelar resepsi Hari Nasional Republik China (ROC/Taiwan) ke-115, di JW Marriott Hotel Surabaya, Rabu malam (7/10/2026).
Acara yang dipimpin Director General TETO Surabaya David Lin itu, dihadiri sekitar 400 tamu dari berbagai kalangan di Indonesia bagian timur dan diaspora Taiwan.
Dalam sambutannya, David Lin menyampaikan bahwa Taiwan di bawah kepemimpinan Presiden Lai Ching-te, terus mendorong visi “Taiwan yang Demokratis, Melangkah Bersama Dunia”.
“Taiwan memiliki peran penting dalam rantai nilai demokrasi global, industri teknologi, dan rantai pasok dunia,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, bukan hanya menjadi kepentingan Taiwan. Melainkan juga komunitas internasional.
Ia turut menyinggung Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 2758, yang menurut Taiwan, tidak secara eksplisit menyebut Taiwan ataupun mengatur status internasionalnya.
Di bidang teknologi, David menyebut Taiwan memiliki kapasitas kuat dalam inovasi, manufaktur, serta penelitian dan pengembangan. Taiwan juga memainkan peran penting dalam rantai industri cip canggih dan kecerdasan buatan (AI).
Investasi Taiwan di Jawa Timur
David juga menyoroti eratnya hubungan ekonomi Taiwan dan Indonesia. Indonesia tercatat sebagai mitra dagang Taiwan terbesar ke-15, dengan nilai perdagangan bilateral mencapai 11,265 miliar dolar AS.
Di Jawa Timur, lebih dari 140 perusahaan hasil investasi langsung pengusaha Taiwan telah beroperasi. Investasi tersebut disebut menciptakan sekitar 55.000 lapangan kerja sekaligus mendorong peningkatan teknologi industri lokal.
“Hubungan kedua pihak juga berkembang di sektor pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan. Saat ini, lebih dari 350.000 warga Indonesia tinggal di Taiwan, termasuk sekitar 330.000 pekerja migran,” tuturnya.
Jumlah mahasiswa Indonesia di Taiwan, juga telah melampaui 20.000 orang. Menjadikan Indonesia sebagai sumber mahasiswa internasional terbesar kedua bagi Taiwan.
David menambahkan, para alumni Taiwan yang kini aktif di berbagai wilayah Indonesia bagian timur, turut menjadi penghubung dalam mempererat hubungan kedua pihak.
“Tahun ini, TETO Surabaya juga menggelar Surabaya International Medical Symposium, sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama dengan Indonesia timur,” pungkasnya.
Resepsi ditutup dengan toast untuk kemajuan, kemakmuran, dan persahabatan Taiwan–Indonesia. Dan dilanjutkan pemotongan kue berhias bendera Taiwan.
Acara turut menampilkan pemutaran video Hari Nasional berjudul A Nation’s Album, produksi Kementerian Luar Negeri Taiwan, penampilan siswa Surabaya Taiwan School yang menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara, serta pertunjukan alat musik guzheng dengan lagu Qing Hua Ci.
Di area luar resepsi, tamu juga dapat mengunjungi pameran informasi pariwisata Taiwan, serta pencapaian program INTACT yang dipromosikan Kementerian Pendidikan Taiwan. AM@n
