Pemerintahan Pendidikan

Jumat, 22 Januari 2021 - 10:24 WIB

6 tahun yang lalu

logo

Dari kanan, Kabid Paud dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Dra. Hj Soelistijawati. Mpd bersama Bunda Paud Kabupaten Bangkalan Zaenab Zuraidah Abdul Latif. (Foto : klikku.net / Anam)

Dari kanan, Kabid Paud dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Dra. Hj Soelistijawati. Mpd bersama Bunda Paud Kabupaten Bangkalan Zaenab Zuraidah Abdul Latif. (Foto : klikku.net / Anam)

Bunda Paud dan Disdik Bangkalan Kompak Gelar Pembinaan Serta Sosialisasi Simdak Pelaporan BOP

Bangkalan — Pelaksanaan kegiatan Pembinaan Paud dan Sosialisasi Simdak BOP mulai dari tanggal 18 hingga 27 Januari 2020 oleh Bunda Paud dan Disdik Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur bertujuan memberi pemahaman pada penerima BOP Paud di delapan belas kecamatan mengenai aplikasi Simdak Pelaporan.

Saat dikonfirmasi Kabid Paud dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Dra. Hj Soelistijawati, Mpd menyatakan tujuan digelarnya agenda tersebut selain melakukan pembinaan juga untuk memberikan pemahaman kepada penerima BOP Paud Tahun 2020 mengenai Aplikasi Simdak Pelaporan.

Kiri, Kabid Paud dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Dra. Hj Soelistijawati. Mpd (Foto : klikku.net / Anam)

“Sekaligus pembinaan oleh Zainab Latif Bunda Paud Kabupaten Bangkalan, setiap penerima Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) harus melakukan LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) melalui Aplikasisi Simdak (Sistim Management Dana Alokasi Khusus), BOP Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), jika lembaga tidak membuat LPJ sudah bisa dipastikan lembaga tersebut tidak akan mendapat BOP tahun selanjutnya.” ujarnya tegas.

Berkenaan dengan agenda tersebut Soelistijawati yang kerap dipanggil bu Tia juga menyampaikan perihal arahan pembinaan yang disampaikan Bunda Paud Kabupaten Bangkalan Zaenab Zuraidah Abdul Latif yang mengarahkan agar memelihara sinergisitas antara Paud Diknas dengan Pos Paud TP binaan PKK, karena ini satu layanan menangani usia dini.

Bunda Paud Kabupaten Bangkalan Zaenab Zuraidah Abdul Latif. (Foto : klikku.net / Anam)

Selain itu menurut Tia, ibu Zainab Latif juga menghimbau agar semakin meningkatkan Kualitas (mutu) bukan kwantitas lagi, baik itu pembelajaran para pendidik (melalui berbagai kegiatan baik yang sifatnya pelatihan-pelatihan) serta peningkatan kreatifitas pendidik sebagai seorang pendidik atau kader harus handal dan tahan banting.

Lebih lanjut menurutnya saat ini kita memasuki era (5.0) FIVE Point O artinya sekarang ini bukan jamannya konvensional lagi melainkan jaman digital informasi cepat maka yang diperlukan adalah literasi yang handal (mellek Iptek), perlu inovasi dan kreatifitas tinggi yang mengacu pada industri kekinian sehingga pendidik bisa eksis dan menjadi perempuan yang berdaya.

Perihal taman budaya dan IKM kata Tia, Zainab selaku bunda Paud mengungkapkan keberadaannya adalah milik masyarakat Bangkalan termasuk bagi semua pendidik yang ada di sini (Bangkalan) dipersilahkan untuk datang melihat bahkan disiapkan jadwal untuk mengunjungi, memberi inovasi dan lain-lain.

“Kita semua harus menjadi berdaya untuk menopang ekonomi dan senantiasa harus bersyukur kita harus bahagia dan menebar kebahagian.” ujar Tia menirukan penyampaian arahan dari Zainab Latif selama agenda tersebut berlangsung.


Reporter : Anam
Editor : Redaksi

714

Baca Lainnya