Daerah Kasuistika Kesehatan Pemerintahan Pendidikan

Minggu, 14 Maret 2021 - 13:50 WIB

6 tahun yang lalu

logo

Kiri Bambang Budi Mistika Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. (Foto : killu.net / ist)

Kiri Bambang Budi Mistika Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. (Foto : killu.net / ist)

Pemda Bangkalan Lakukan Vaksinasi Pada 887 Tenaga Pendidik

Bangkalan | klikku.net — Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur terus melakukan langkah percepatan perealisasian target vaksinasi.

Saat ini dilaksanakan pada para tenaga pendidik Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan di beberapa Kecamatan.

Kecamatan tersebut yakni Burneh dengan jumlah peserta sebanyak 887 orang, terdiri dari Korwil Bidang Pendidikan setempat, PAUD, UPTD SD Negeri/Swasta dan UPTD SMP Negeri/Swasta.

Proses vaksinasi kali ini dibagi menjadi tiga shift, shift pertama dilakukan pada pukul 08.00-09.30 dengan jumlah peserta sebanyak 200 terdiri dari Korwil dan PAUD, kemudian shift kedua pada pukul 09.30-11.30 sebanyak 402 peserta terdiri dari UPTD SD Negeri/Swasta dan shift ketiga pukul 11.30-13.00 sebanyak 254 peserta terdiri dari UPTD SMP Negeri/Swasta.

Adapun vaksinator dari pihak Dinkes Bangkalan terdiri dari 5 tim antara lain, tim 1 Puskesmas Burneh, tim 2 Puskesmas Tanah Merah, tim 3 Puskesmas Galis, tim 4 Puskesmas Arosbaya dan tim 5 Puskesmas Banjar.

Giat vaksinasi pada para tenaga pendidik dinas pendidikan kabupaten setempat. (Foto : klikku.net / ist)

Saat agenda tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika, M.Pd meninjau langsung pada lokasi kegiatan pelaksanaan vaksinasi guru dan tenaga pendidik tersebut.

Menurutnya, vaksinasi itu akan dilakukan secara maraton dimulai dari Dinas Pendidikan di Kecamatan Kota, Kecamatan Socah, Kecamatan Kamal dan hari ini Kecamatan Burneh.

“Mungkin minggu depan kita akan susun jadwal untuk kecamatan-kecamatan yang lain,” ujar Bambang pada media sabtu (13/3/21) siang.

Selain mencegah penularan Covid-19, pelaksanaan vaksinasi ini juga kata Bambang dapat mempercepat proses Pelajaran Tatap Muka (PTM), oleh sebab itu guru dan tenaga pendidik menjadi salah satu prioritas penerima vaksin.

“Kegiatan ini juga termasuk percepatan PTM, sebab guru adalah salah satu pelayanan umum. Jadi kalau nanti sudah melaksanakan PTM semua warga pendidikan akan merasa tenang.” ungkap Bambang tegas.

Dirinya juga mengungkapkan jumlah serta asal tenaga pendidik yang sedang melakukan vaksinasi dengan tujuan agar saat proses belajar mengajar berlangsung secara tatap muka nantinya para tenaga pemdidik sudah tidak lagi merasa khawatir terjangkit atau membawa wabah Covid-19.

“Untuk hari ini, yang mengikuti vaksin sekitar 887 orang terdiri dari PAUD, SD, SMP datanya diambil dari dapodik, kemungkinan nanti akan bertambah sebab yang tidak masuk pada dapodik juga kami vaksin,” kata Bambang menjelaskan.


Editor : Anam

884

Baca Lainnya