Surabaya | klikku.net – Polrestabes Surabaya merilis hasil Operasi Ketupat Semeru 2021 pereode tanggal 6 – 17 Mei 2021 dalam rangka peyekatan larangan mudik.
Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, secara umum Operasi Ketupat Semeru 2021 di Surabaya dinilai berhasil menekan angka jumlah pemudik yang datang maupun yang keluar.
“Dengan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan masuk di 13 Pos penyekatan, sebanyak 18.985 kendaraan yang didominasi roda 2 telah diperiksa selama periode Operasi Ketupat Semeru 2021. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.622 kendaraan terpaksa diputar balikkan karena tidak memenuhi persyaratan,” ujarnya, Selasa (18/5/2021).
Isir juga menjelaskan jika angka pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan yang cukup signifikan. “Hal ini disebabkan tahun lalu yang merupakan masa awal pandemi Covid-19, dimana masyarakat banyak berdiam diri di rumah dan melakukan pembatasan sosial atau social distancing,” tambahnya.
“Untuk angka kejadian kecelakaan lalu lintas selama pelaksanan ops semeru 2021, juga ada kenaikan. Baik secara kuantitas maupun kualitas. Jika pada tahun 2020 ada 21 kejadian, sementara tahun 2021 menjadi 24 kejadian. Dengan korban 4 orang meninggal dan 32 mengalami luka ringan,” ungkapnya.
“Selain itu, Di Pos Penyekatan juga kami lakukan Tes Swab Antigen secara acak pada 3.873 orang pemudik. Yang semua hasilnya negatif atau non reaktif,” pungkasnya. (@hmad)
Editor: Joe Meito
