Bangkalan | klikku.net – Sampah yang selama ini menjadi momok permasalah yang kerap terjadi disekitar secara bertahap telah ditemukan solusi dalam mengatasinya seperti halnya yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.
Diterangkan oleh Yudistiro Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan, dalam mengatasi persoalan sampah yang setiap saatnya dihasilkan oleh masyarakat khususnya diwilayah perkotaan mulai dari disiapkannya Tempat Pembuangan Sampah (TPS), kemudian berupa Bank Sampah hingga saat ini mulai dioperasikannya beberapa titik TPS 3R atau Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (Mengurangi, Menggunakan dan Daur-ulang) diharapkan menjadi solusi dalam menanggulangi setiap jenis permasalahan yang ditimbulkan dari sampah.
“Kalau alat itu (TPS 3R, Red) ada pencacah sampah, armada, bak sampah penampungan, residu itu semacam alat didalamnya ada penyaringan kompos, itu harus mereka berkreasi tong-tong komposter, nah itu ada disana semua tinggal bagaimana mengelola disitu, kami berharap harus selesai habis disitu, karena tekhnologi sudah ada disitu, kami juga sedang penjajakan mengatasi sampah jenis pampers ternyata pampers dan pembalut bisa menjadi papan bagesting kalau bagesting terbuat dari itu bisa lebih tahan lama, nah kalau itu sudah jalan masyarakat tahu bahwa sampah memiliki nilai ekonomis, mereka malah akan mencari sampah!” terang Yudis saat ditemui di Meja kerjanya.
Salah satu TPS 3R yang telah meyerap anggaran Rp 630 juta berlokasi di Kelurahan Tunjung Kecamatan Burneh itu kata Yudis sudah mulai beroperasi semenjak pertengahan April 2021 dan diharapkan terus menabah jumlah pelanggannya sehingga kedepan pihaknya berharap semua jenis sampah yang dijangkau melalui sistem berlangganan disekitar lokasi tersebut sudah bisa dikelola, karena menurutnya semua jenis sampah sebenarnya bernilai ekonomis.
Editor : Anam
