Jakarta | klikku.id – Peta persaingan menuju Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI 2029 di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V diprediksi bakal berlangsung sengit. Dapil yang meliputi Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo itu kembali menjadi sorotan setelah Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyatakan kesiapannya maju sebagai calon anggota DPR RI dari wilayah tersebut.
Kaesang mengumumkan keputusannya saat memberikan arahan dalam Rakorda DPD PSI Solo di salah satu hotel di Kota Solo, Sabtu (25/7/2026). Putra Presiden ke-7 RI itu menegaskan akan fokus bertarung di Dapil Jateng V dengan wilayah kerja utama di Kota Solo.
Selain Kaesang, Dapil Jateng V juga selama ini dikenal sebagai basis politik Ketua DPR RI Puan Maharani, sehingga banyak kalangan menyebutnya sebagai salah satu “dapil neraka” karena dihuni figur-figur politik nasional dengan pengaruh besar.
Di tengah konstelasi tersebut, politisi Kosgoro 1957 Abdullah Amas menyatakan siap ikut bertarung memperebutkan kursi DPR RI dari Dapil Jateng V. Menurutnya, Solo memiliki kedekatan emosional dengan dirinya karena salah satu istrinya berasal dari Kota Solo.
Amas juga mengungkapkan bahwa selain memiliki garis keturunan Madura dan Batak, dirinya mengaku memiliki hubungan keluarga dengan Solo dari garis neneknya. Faktor tersebut, menurutnya, semakin memperkuat tekad untuk berjuang di wilayah tersebut.
“Ruang ketidakterdugaan di negeri ini terlalu besar, jadi saya optimistis bisa ikut bersaing melawan dua anak mantan presiden itu. Solo menurut saya merupakan dapil neraka yang amat sulit, tapi tekad saya sudah merahnya merah, kerasnya keras,” ujar Amas.
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI itu mengatakan keputusannya maju bukan semata untuk bertarung secara politik, tetapi juga membawa sejumlah gagasan yang akan diperjuangkan apabila mendapat mandat dari masyarakat.
Menurut Amas, salah satu fokus utamanya adalah memperjuangkan peningkatan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagi daerah pemilihannya melalui kemampuan lobi politik yang telah dibangun selama bertahun-tahun di tingkat nasional.
“Saya juga bakal mendongkrak jatah APBN untuk dapil saya nanti dengan kemampuan lobi saya sebagai pengalaman lama di dunia pergerakan. Saya tahu bagaimana mendongkrak secara signifikan anggaran APBN untuk dapil saya dengan perjuangan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Selain memperjuangkan pembangunan daerah, Amas mengaku akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui program pelatihan affiliate marketing bagi kalangan muda maupun ibu rumah tangga sebagai salah satu upaya membuka peluang pendapatan di era digital.
Tak hanya itu, Amas juga menargetkan perolehan suara yang signifikan bagi partainya agar memiliki posisi tawar kuat di parlemen.
“Kalau suara kita besar kan berwibawa, bisa gantikan Puan jadi Ketua DPR RI,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amas juga menegaskan akan terus menyosialisasikan pesan Al-Mubasyirat yang disampaikan Sayyid Muhammad Qasim. Menurutnya, pesan tersebut mengajak masyarakat membangun kehidupan yang lebih santun, termasuk dalam kontestasi politik.
“Termasuk juga menurut saya dalam pertarungan politik ini, jangan saling mengolok-olok. Mengolok-olok manusia sama saja mengolok-olok penciptanya, seolah Allah disalahkan karena menciptakannya. Di antaranya jangan mengolok-olok bentuk fisik seseorang,” pungkasnya.
Dengan masuknya nama Abdullah Amas ke dalam bursa calon, persaingan menuju DPR RI di Dapil Jawa Tengah V diperkirakan akan semakin dinamis. Kehadiran figur-figur nasional dengan latar belakang dan basis dukungan yang berbeda diprediksi akan menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu arena pertarungan politik paling menarik pada Pileg 2029.
#Anam KLIKKU.ID
