Pendidikan

Kamis, 1 Juli 2021 - 02:32 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Yusita Kusumarini (kiri) menjelaskan proses daur ulang perabot bekas pada salah satu pengunjung

Yusita Kusumarini (kiri) menjelaskan proses daur ulang perabot bekas pada salah satu pengunjung

UK Petra Berikan Hasil Daur Ulang Perabotan Bekas pada 21 Sekolah di Surabaya dan Sekitarnya 

Surabaya | klikku.net –  Melalui kegiatan bertema Open Gallery: Solid Waste Recycling And Reuse Project, program studi Desain Interior (DI) UK Petra berhasil mengubah sampah padat seperti bekas perabotan yang “mangkrak”, menjadi barang yang berdaya guna kembali dan memiliki nilai ekonomis.

Menurut Ketua Tim Program Yusita Kusumarini, kegiatan ini merupakan hasil karya mahasiswa dalam mengolah sampah padat lembaga pendidikan. Hingga dapat digunakan kembali menjadi sebuah produk fasilitas.

“Hasilnya berupa produk interior seperti rak display, rak lemari, kursi, bangku dan lain sebagainya. Yang dibuat ulang dari perabotan bekas tak terpakai, dari kampus UK Petra dan juga sekolah mitra binaan kita. Ternyata hasil kreatifitasnya cukup menarik, serta sesuai dengan yang dibutuhkan lembaga pendidikan,” ujar Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) UK Petra itu, Rabu (30/6/2021).

Kegiatan yang didanai oleh United Board for Christian Higher Education in Asia (UBCHEA) ini, dilatarbelakangi keprihatinan akan banyaknya sampah padat bekas perabotan di kampus UK Petra yang dibiarkan begitu saja.

“Kami mencoba memberi ‘kehidupan’ lagi pada perabotan mangkrak ini dengan sentuhan desain, agar dapat digunakan ulang (reuse recyle). Lalu karena hasilnya yang menarik dan bermanfaat. Kami merasa perlu mensosialisasikannya ke sekolah-sekolah”, tambahnya.

Berbagai hasil daur ulang perabot bekas yang ditampilkan dalam Gallery Solid Waste Recycling And Reuse Project UK Petra

Selain dipamerkan di kampus UK Petra, rencananya hasil karya ini nantinya diberikan pada 21 sekolah mitra yang menjadi sekolah binaan Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah (YISB).

“Kami membawa sampah padat dari sekolah, dan mengembalikannya dalam bentuk hasil kreativitas produk hasil recycle. Agar menjadi contoh nyata dan bahan edukasi pengelolaan sampah padat di sekolah-sekolah,” pungkas Yusita.

Sementara itu, Anna perwakilan dari SD Trisula Surabaya menyatakan terima kasih dan bahagia saat melihat hasilnya. “Saya senang sekali melihat produk interior bernama Sunny Side Shelf ini. Ternyata masih bisa diselamatkan menjadi rak berbanjar tiga. Barang lama kami tampak seperti baru lagi dan terlihat lebih baik,” ujarnya. (M F@aza) 


Editor: Joe Meito

630

Baca Lainnya