Ekonomi Bisnis

Jumat, 23 Juli 2021 - 08:23 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Kunjungan Kapal Naik 21,97%, Terminal Teluk Lamong Optimis Bertumbuh

Surabaya | klikku.net – PT Terminal Teluk Lamong meyakini adanya peluang untuk terus bertumbuh pada semester II Tahun 2021, apabila melihat kinerja pada semester I ini.

Direktur Operasi dan Teknik PT Terminal Teluk Lamong Warsilan mengatakan, pada semester I kinerja TTL rata-rata mengalami pertumbuhan yang lebih baik, dibandingkan dengan periode yang sama pada Tahun 2020.

“Berdasarkan perhitungan kunjungan kapal yang sandar di Terminal Teluk Lamong (TTL) pada semester I tahun 2021, tercatat 694 unit kapal. Jumlah ini mengalami kenaikan 21,97% dibandingkan periode yang sama tahun 2020, yang mencatat 569 unit kapal. Peningkatan kunjungan kapal karena adanya kapal-kapal ad-hoc dari sejumlah pelayaran, baik internasional maupun domestik, yang sandar di Terminal Teluk Lamong”, ujarnya, Jumat (23/7/2021).

Tambahan kapal yang dimaksud adalah tambahan angkutan laut negeri dari KMTC Line, GSL Line, Cosco, CMA, dan Evergreen, yang sandar di dermaga Internasional Terminal Teluk Lamong. Sementara di dermaga Domestik juga terjadi hal yang sama, ada penambahan kunjungan kapal dari Mentarimas Multimoda, untuk rute bagian timur seperti Ambon, Maluku, dan Sulawesi.

“Pada semester I Tahun 2021, arus petikemas TTL sebanyak 368.144 TEUs. Atau mengalami kenaikan 10,13% dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2020, sebanyak 334.292 TEUs. Selain karena adanya penambahan kunjungan kapal dari beberapa agen pelayaran. Tambahan pelayaran Internasional yang tergabung dalam CIS Service (OOCL, ONE, dan GSL), juga memberikan pengaruh pada kenaikan arus petikemas,” tambahnya.

Komoditi curah kering di semester I tahun 2021 sebanyak 1.418.369 ton, masih turun tipis 12,67% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 sebesar 1.624.170 ton. Penurunan angka muatan komoditi curah kering berupa bahan pangan dan pakan ternak. Dikarenakan kondisi pandemi Covid-19, yang berdampak pada penurunan produksi dari pengguna jasa.

Serta adanya hambatan negara asal komoditi curah kering. Sehingga berimbas pada mundurnya proses pemuatan barang dan jadwal kedatangan kapal.

“Semoga tahun ini TTL dapat mencapai target kinerja sesuai dengan yg direncanakan. Karena kami melihat adanya peluang untuk terus bertumbuh,” ungkap Warsilan.

Ia juga meminta agar seluruh karwayan TTL tetap bekerja produktif dan lebih disiplin lagi, dalam menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi di tengah pandemi Covid-19.

“Perusahaan akan terus melakukan digitalisasi pada seluruh layanan bisnis, yang terintegrasi dengan layanan dan ekosistem logistik. Serta meningkatkan kompetensi SDM sesuai standar yang dibutuhkan,” pungkasnya. (@Nto tse) 


Editor: Joe Meito

807

Baca Lainnya