Daerah Kasuistika Pemerintahan

Sabtu, 18 September 2021 - 02:08 WIB

5 tahun yang lalu

logo

klikku.net dok ist

klikku.net dok ist

LBH FORpKOT Siap Kawal Kasus Video Mesum Mirip Anggota DPRD Sumenep Hingga Ke Akar-Akarnya

Sumenep | Klikku.net – Beberapa waktu yang lalu, masyarakat Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dihebohkan dengan sebuah pemberitaan video mesum mirip anggota DPRD kabupaten Sumenep yang diterbitkan oleh salah satu media online pada tanggal 26 Agustus 2021 lalu.

Berita terkait hal tersebut telah menjadi bola salju yang menggelinding dengan liar dan seolah-olah lepas kendali. Akibatnya dari beredarnya kabar tersebut hingga kini masyarakat Sumenep pikirannya terkuras dengan informasi video syur tersebut.

Menyikapi fenomena liar itu, Lembaga Bantuan Hukum Forum Rakyat Pembela Keadilan dan Orang-Orang Tertindas (LBH-FORpKOT) Kabupaten Sumenep yang dikomandani oleh Herman Wahyudi. SH., mulai mengambil sikap dan mendesak kepada Badan Kehormatan Dewan (BKD) kabupaten Sumenep untuk secepatnya megusut tuntas berita video syur tersebut hingga ke akar-akarnya.

Baca juga :

Dul Siam FPKB Ancam Somasi Peradi Madura Raya, Rausi Nilai Sebatas Gertak Sambal

“Tujuannya adalah supaya posisi dari berita kasus video syur tersebut itu jelas. Karena masyarakat saat ini sangat resah dengan beredarnya berita video mesum tersebut,” kata Herman Wahyudi. SH., saat audiensi dengan BK DPRD Sumenep di Gedung Dewan. Kamis, 10 September 2021.

Lanjut pengacara muda itu, pihaknya juga dari LBH FORpKOT juga akan mensupport BK DPRD Sumenep, dengan cara melaporkan kasus tersebut ke (APH) Aparat Penegak Hukum.

“Karena ketika nanti proses hukum pidananya jalan maka secara otomatis dapat dijadikan dasar oleh BK DPRD Sumenep untuk menjatuhkan putusan etik, bahkan juga bisa dijadikan dasar oleh BK untuk melakukan PAW,” jelasnya.

Jadi pada konteksnya, sambung Herman, supremasi hukum dalam kasus video syur tersebut harus ditegakkan. Dan kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, karena kasus ini menyangkut marwah wakil rakyat dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat Sumenep.

“Jadi silahkan BK DPRD Sumenep bekerja sesuai dengan mekanismenya sendiri dalam mengusut kasus tersebut. Karena BK sudah mempunyai dasar hukum dan bukti petunjuk dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut,” tukasnya.

Ditempat yang sama Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep, Nurus Salam, menyampaikan bahwa dalam menyikapi terkait beredarnya berita video mesum mirip anggota DPRD Sumenep yang saat ini bikin gaduh di tengah-tengah masyaklikkrakat itu, BK sudah berkonsultasi dengan biro hukum Pemprov Jawa Timur.

Dan hasilnya sudah kami diskusikan di internal BK. Selain itu kami juga sudah berkoordinasi dengan biro hukum Dewan Pers, walaupun hanya by phone,” kata Nurus Salam, Kamis 09 September 2021.

Politisi partai Gerindra yang akrab disapa Oyock itu mengaku bahwa dalam waktu dekat ini, pihaknya juga akan mengirimkan surat klarifikasi kepada redaksi media online yang pertama kali telah menerbitkan video syur tersebut.

“Karena memang petunjuk dari Dewan Pers, kita harus berkirim surat klarifikasi kepada Redaksi dari Media Online tersebut,” ujarnya.

Pada intinya, lanjut dia, dengan munculnya berita tersebut kami BK DPRD Sumenep tidak hanya berpangku tangan atau pasrah menerima apa adanya.

“Cuman kami kesulitan dalam artian bukan tidak bisa, tapi sulit untuk mengungkap kasus video mesum tersebut karena kami belum mempunyai bukti awal yaitu belum menemukan bukti video yang dimaksud,” tukasnya.


Editor : Anam

Reporter : Holidi

676

Baca Lainnya