Sumenep | Klikku.net – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kabupaten Sumenep, Jawa Timur, merasa dizalimi dengan viralnya sebuah pengumuman bernomor 421/104/435.101.1/2021 Tentang pendaftaran calon anggota dewan pendidikan kabupaten sumenep (DPKS) periode 2021-2026, yang diduga hasil copy paste dari Kabupaten lain beberapa hari yang lalu.
Sebab, Plt. Kadisdik Sumenep, Mohammad Iksan, merasa tidak pernah menandatangani pengumuman yang diduga hasil plagiat tersebut.
Bahkan pria yang saat ini menjabat Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sumenep itu merasa heran, karena tiba-tiba dunia maya dihebohkan dengan munculnya surat pengumuman yang diduga hasil copy paste dari Kabupaten Kebumen.
Masih menurut Iksan, dirinya mengatakan, sebelum pihaknya menanda tangani surat berupa pengumuman dengan nomor 421/104/435.101.1/2021., tentang pendaftaran calon anggota dewan pendidikan kabupaten sumenep periode 2021-2026, dirinya telah memeriksa secara detail redaksional pengumuman tersebut.
“Yang masuk ke saya dan yang saya tanda tangani yang dirilis koran Radar Madura itu. Makanya saya itu heran ko’ tiba-tiba muncul surat pengumuman lain di media sosial group watshap yang menurut hemat saya pengumuman itu salah,” kata Mohammad Iksan saat ditemui langsung oleh awak media, Kamis, 21 Oktober 2021 di Kantor Dinsos Sumenep.
Oleh karena itu, lanjut Kadis yang akrab disapa Iksan itu, dirinya berharap kepada berbagai element masyarakat Kabupaten Sumenep untuk tidak heboh dan jangan risau dengan adanya surat pengumuman yang tersebar di media sosial tersebut.
“Karena surat pengumuman tentang pendaftaran pemilihan dewan pendidikan Kabupaten Sumenep yang benar dan kita (Dinas Pendidikan) keluarkan adalah yang sudah dipublikasikan oleh koran Radar Madura itu,” pungkasnya.
Editor : Anam
Reporter : Holidi
