Ekonomi Bisnis TNI

Sabtu, 13 November 2021 - 05:58 WIB

4 tahun yang lalu

logo

BI Jatim Sosialisasikan Implementasi Penggunaan QRIS pada Prajurit TNI AL Koarmada II

Surabaya | klikku.net – Setelah berkolaborasi dalam pelayanan kas keliling di pulau 3T, yaitu Terdepan, Terpercaya, dan Terpencil, yang meliputi Pulau Masalembu, Pulau Kangean, Pulau Sapeken dan Pulau Paninda dalam pelayaran Singa Nusantara menggunakan KRI SNA-632.

Kali ini TNI AL Koarmada II berkolaborasi lagi bersama Bank Indonesia Jawa Timur, guna menyosialisasikan kebijakan pembayaran non tunai menggunakan media QRIS, di gedung PTA Koarmada II, Jumat (12/11/2021).

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Budi Hanoto, “QRIS atau QR Code Indonesian Standard merupakan standarisasi pembayaran non tunai, dengan menggunakan QR Code dari Bank Indonesia,” ujarnya.

“Dimana satu QR Code, dapat dipindai oleh seluruh aplikasi yang menyediakan pembayaran dengan QR Code. Fasilitas ini juga merupakan salah satu cara mencegah penyebaran Covid-19, yakni menghindari transaksi tunai yang menggunakan uang,” tambahnya.

“Seiring dengan perkembangan teknologi. Kita semua harus mengupdate diri, yakni dimulai menggunakan transaksi non tunai menggunakan QRIS. Transaksi Non Tunai bisa digunakan dimana saja, baik untuk belanja konsumsi, maupun belanja kesehatan. Seperti pembayaran di UPTD Puskesmas, Labkes, serta RS Pratama yang melayani pasien umum,” ungkapnya.

Sementara itu, Inspektorat Koarmada II Laksma TNI Bambang Supriyanto menyatakan, kegiatan ini merupakan pengenalan bentuk transformasi transaksi keuangan pada prajurit TNI AL Koarmada II.

“Jadi saat ini telah ada media yang modern dalam sistem pembayaran Digital, yaitu QRIS, yang disosialisasikan oleh BI Jatim,” ujarnya.

“Kegiatan ini di harapkan mampu memberikan energi positif kepada masyarakat, khususnya keluarga besar Koarmada II, dalam melakukan pembayaran digital dengan mudah, efektif dan aman, sebagai pengganti dari sistem pembayaran secara tunai. Karena QRIS merupakan pembayaran non tunai dengan cara scan barcode, terhadap barang-barang yang akan dibeli,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa kebijakan ini bertujuan meningkatkan kecepatan dalam bertransaksi keuangan. Serta mengurangi, bahkan menghilangkan kerugian, pada transaksi pembelian suatu produk barang.

“Pastinya menjamin keamanan dari potensi kehilangan uang. Karena tidak perlu lagi membawa uang tunai untuk berbelanja. Jadi QRIS ini merupakan wujud adaptasi dari perkembangan kemajuan teknologi industri 4.0. Terutama teknologi kecerdasan buatan dibidang perbankan, yang mau tidak mau harus dihadapi, tidak terkecuali prajurit dan PNS TNI AL”, pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia, Kepala Grup Command Center, Distribusi dan Layanan Kas Kantor Pusat BI Yudi Harimukti, Kepala Grup Sistem Pembayaran Pur dan MI Imam Subarkah, para Asisten Pangkoarmada II, para Dansat, Dankolat Koarmada II, Kakuwil Koarmada II, Kadisarhap, Kadismat, para Komandan KRI, perwakilan prajurit Koarmada II dan PNS Koarmada II, perwakilan Bank Mandiri, Bank BNI, Bank Jatim dan Bank BCA. (@Nto tse) 


Editor: Joe Meito

387

Baca Lainnya