Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Rabu, 24 November 2021 - 11:31 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Bank Indonesia Optimis Ekonomi Jawa Timur Bangkit Kembali

Surabaya | klikku.net – Bank Indonesia meyakini dan optimis, bahwa ekonomi Jawa Timur akan bangkit di tahun 2021 dan 2022. Hal ini seiring dengan terciptanya sinergi kebijakan dan inovasi, antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia dan lembaga/otoritas lain di Jawa Timur, dalam mempercepat pemulihan ekonomi.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto, saat kegiatan Pertemuan Tahunan Tahun 2021 dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (24/11/2021).

Menurut Budi Hanoto, optimisme kebangkitan ekonomi Jatim didukung oleh kondisi fundamental.

“Utamanya ditopang oleh sektor pertanian, dan kuatnya sektor industri. Hal ini menjadikan Jatim sebagai lead export manufaktur. Kondisi ini diperkuat dengan inovasi dan sinergi berbagai pihak, dalam menggali potensi yang ada. Seperti penguatan kerjasama perdagangan antar daerah, digitalisasi perekonomian, peningkatan inklusivitas UMKM, serta pengembangan ekonomi syariah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa inovasi dan sinergi kebijakan tersebut, telah mampu menjaga momentum kebangkitan ekonomi Jawa Timur di tahun 2021.

“Di tengah kebijakan pembatasan wilayah pada triwulan III 2021, ekonomi Jawa Timur tetap mampu tumbuh positif sebesar 3,23% (yoy), lebih tinggi dari Jawa 3,03% (yoy). Sementara pada triwulan IV 2021, pemulihan ekonomi Jatim diperkirakan terus berlanjut sejalan dengan penurunan kasus Covid-19,” tambahnya.

Bank Indonesia memperkirakan Ekonomi Jatim pada tahun 2022, akan tumbuh lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yakni pada kisaran 5,0% hingga 5,8% (yoy), atau kembali ke pola normal pertumbuhan sebelum pandemi Covid-19.

Sementara inflasi diperkirakan masih berada dalam kisaran sasaran inflasi nasional 3 + 1%, sejalan dengan peran aktif TPID terutama melalui optimalisasi Lumbung santara (LPN).

“Bangkitnya ekonomi Jatim di tengah pandemi Covid-19, tidak lepas dari 4 faktor utama, yakni menjadikan Jatim sebagai Lead Export Industri Manufaktur, penguatan Jatim sebagai Lumbung Pangan Nusantara, optimalisasi digitalisasi ekonomi, dan menginklusifkan ekonomi Jatim melalui pengembangan UMKM, ekonomi syariah, dan pariwisata,” pungkasnya.

Kepala KPw BI Jatim Budi Hanoto (kedua kanan), didampingi Kepala OJK KR4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi (kanan) saat memberikan keterangan pers

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga menyatakan, kunci sukses akselerasi ekonomi Jatim tidak lepas dari berbagai inisiatif yang dilakukan Pemerintah Daerah.

“Salah satunya adalah penguatan kerjasama antar daerah dan optimalisasi Lumbung Pangan Nusantara. Hal ini juga didukung suksesnya program vaksinasi, yang menjadi game changer bagi pemulihan ekonomi,” ujar Khofifah.

“Ke depan, terdapat beberapa tantangan bagi perekonomian Jatim yang perlu diantisipasi. Antara lain adalah tidak meratanya pemulihan ekonomi global, disparitas laju inflasi antar kabupaten/kota di Jatim, pembangunan SDM dan ketersediaan akses internet yang belum merata, antara Jawa Timur bagian Utara dan bagian Selatan. Serta lemahnya standardisi produk serta masih terbatasnya pembiayaan UMKM,” pungkasnya.

Pertemuan Tahunan bertemakan “Optimisme Jatim Bangkit: Sinergi dan Inovasi untuk Mempercepat Pemulihan Ekonomi Jawa Timur” ini, juga menggelar komitmen program bersama.

Diantaranya adalah perluasan Rumah Kurasi dan Pondok Kurasi untuk mendukung 1000 produk UMKM, program perluasan Pasar Rakyat Siap Digital, kick off ikrar halal produk UMKM, kick off perluasan program desa wisata halal, dan program kandang komunal untuk peningkatan produksi sapi potong.

Kerjasama ini diwujudkan dalam rangka penguatan ekosistem UMKM untuk ekonomi Jatim yang inklusif, membangun Jatim sebagai Pusat Industri Halal terdepan serta mewujudkan Jatim sebagai Lumbung Pangan Nusantara.

Sebelumnya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim bersama Gubernur, juga mengikuti arahan dan pidato Presiden Joko Widodo secara daring langsung dari kantor BI Pusat. (@Nto tse)


Editor: Joe Meito

224

Baca Lainnya