Nasional Pendidikan Politik

Selasa, 14 Desember 2021 - 16:48 WIB

5 tahun yang lalu

logo

FISIP Unair Berikan Penghargaan “Soetandyo Award 2021” pada Alissa Wahid dan Prof. Nasaruddin Umar

Surabaya | klikku.net – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (FISIP Unair) Surabaya memberikan penghargaan Soetandyo Award 2021 pada Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid dan Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA.

Pemberian penghargaan tersebut, dilaksanakan di Ruang Aula Garuda Mukti lantai V, Kantor Manajemen Universitas Airlangga, Selasa (14/12/2021). Sebagai salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis FISIP Unair ke-44.

Menurut Dekan FISIP Unair Prof. Bagong Suyanto, Soetandyo Award merupakan penganugerahan tahunan yang diberikan pada orang-orang yang mengembangkan ilmu-ilmu sosial dan memperjuangkan HAM.

“Penghargaan ini merupakan dedikasi kami terhadap Profesor Soetandyo, yang digagas sejak tujuh tahun lalu. Beliau merupakan pendiri FISIP Unair, yang memiliki semangat multikulturalisme luar biasa,” ujarnya.

“Saat mendirikan FISIP, Prof Soetandyo berprinsip bahwa masing-masing departemen tidak boleh berdiri sendiri. Tapi bisa belajar ilmu lain, saling menyapa, dan menjadi seorang yang generalis. Makanya ada tokoh-tokoh yang kami pilih dan diapresiasi,” tambahnya.

Penerima penghargaan tahun ini adalah Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid. Ia adalah putri kandung mantan Presiden Abdurrahman Wahid, yang aktif menjadi manager dalam sebuah proyek sosial bernama Indonesia Planned Parenthood Association. Yang fokus pada pengembangan diri anak muda dan kesehatan reproduksi di berbagai SMA di Yogyakarta.

Alissa Wahid dianggap layak menerima penghargaan ini, karena dinilai telah malang-melintang memperjuangkan multikulturalisme, hak asasi manusia, serta hak-hak bagi kaum minoritas.

Sementara Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, adalah Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Dan pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Agama Republik Indonesia  pada Tahun 2011 – 2014.

Menurut Bagong, kesederhanaan dan kerendahan hati Prof. Nasaruddin Umar, menjadi salah satu poin yang menguatkan untuk menerima penghargaan Soetandyo Award 2021.

“Ketika kami berdialog dengan Prof Nasaruddin Umar, beliau justru menyampaikan bahwa sebaiknya penghargaan ini diberikan pada kandidat yang lebih bagus dari beliau,” pungkasnya. (@Nto tse) 


Editor: Joe Mesti

159

Baca Lainnya