Nasional

Jumat, 31 Desember 2021 - 01:51 WIB

5 tahun yang lalu

logo

ilustrasi foto Anaf klikku.net

ilustrasi foto Anaf klikku.net

Ditodong Senpi, Bocah di Banyuates Sampang Pasrah Motornya Dibawa Kabur

Sampang | Klikku.net – Seorang bocah, sebut saja Angga (14), merupakan warga Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, kabupaten Sampang, jadi korban begal.

Usai bocah ditodong menggunakan senjata api (Senpi), pelaku langsung menggasak sepeda motor honda Beat bernopol M 3074 PA, yang saat itu sedang dikemudikan Angga.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Trapang, Kcematan Banyuates, Kabupaten Sampang, Kamis (30/12/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Orang tua korban, Aby Rahmad menjelaskan peristiwa yang baru dialami serta menyebabkan anaknya mengalami trauma.

“Awalnya anak saya itu mau masuk ke halaman rumah di utara kantor Kecamatan Banyuates. Namun, secara tiba-tiba dipanggil dua orang tidak dikenal (OTK) yang mengendarai sepeda motor Scoopy warna merah. Setelah itu, kedua OTK tersebut meminta anak saya ngantar ke Dusun Tlandung, Desa Asem Jaran, dengan diimingi ongkos sebesar Rp 50.000. Namanya anak kecil, langsung tertarik dan bergegas dihantar,” terang Rahmad.

Menurut Aby Rahmad, setelah sampai di Desa Trapang, satu orang yang dibonceng korban (Anak Aby Rahmad) mengarahkan ke SMAN 1 Banyuates. Dengan alasan mau mengambil pancing ikan yang tertinggal.

“Sesampainya diselatan gedung SMAN 1 Banyuates, yang banyak pohon pisangnya, tiba-tiba anak saya itu ditodong pistol di kepalanya. Sambil lalu si OTK berkata “Buruh Dulih Cong, Mun Tak Buruh Kakeh Mateh” (Madura* red) (Cepat lari nak, kalau tidak lari kamu mati). Sontak, anak saya langsung lari terbirit-birit,” ungkapnya.

Dirinya mengaku kebingungan mau melapor ke aparat penegak hukum. Sebab, sepeda motor Beat yang dikendarai anaknya tidak dilengkapi dengan surat-surat.

“Kami juga berharap kepada kepolisian agar bisa mengamankan desa ini, dari ulah-ulah orang sembarangan. Sedangkan, anak saya sekarang masih syok dan takut untuk berbicara,” tegasnya.

Akibat peristiwa yang dialaminya, korban, Angga (14) (Nama Samaran) masih mengalami trauma serta  mentalnya terganggu.


Editor : Anam 

Reporter : Anaf

 

Penulis : Anaf

572

Baca Lainnya