Daerah Pariwisata

Jumat, 4 Maret 2022 - 13:27 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Gubernur Khofifah Bonceng Puan Maharani Naik Motor Keliling Gili Iyang, Pulau Oksigen Terbaik Kedua Dunia

Surabaya | klikku.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Ketua DPR RI Puan Maharani, menyambangi Gili Iyang, Pulau oksigen terbaik dunia yang terletak di Kabupaten Sumenep, Kamis (3/3/2022).

Gili Iyang sendiri, adalah pulau dengan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Jordania. Perjalanan menuju Gili Iyang, ditempuh menggunakan kapal cepat via Pelabuhan Kalianget, Sumenep, selama sekira 35 menit.

Di Pulau tersebut, Khofifah dan Puan berboncengan motor mengelilingi pulau dan mendatangi sejumlah spot wisata, diantaranya Batu Canggah. Khofifah juga mengajak Puan untuk membeli dan langsung mencoba buah srikaya, khas Pulau Madura.

Menurut Khofifah, buah srikaya di Pulau Madura memiliki ciri khas sendiri. Yakni memiliki ukuran yang relatif besar, bercita rasa legit, serta daging buahnya tebal dan kesat.

“Mumpung Mbak Puan lagi ke Jawa Timur. Saya tunjukkan semua keunikan yang dimiliki. Jika kemarin saya perkenalkan nanas dengan daun tanpa duri, melon bentuk dadu dan hati. Hari ini bersyukur, saya berkesempatan mengenalkan  pesona Gili Iyang,” ujar Khofifah.

“Gili ini belum terlalu populer di kalangan wisatawan. Semoga kehadiran Mbak Puan, bisa menambah jumlah wisatawan yang datang ke sini. Ini wisata sehat dan buat awet muda, panjang umur. Betapa tidak, di sini begitu banyak masyarakat berusia 110 tahunan,” tambahnya.

Khofifah mengungkapkan, berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan LAPAN (2006). Diketahui, kadar oksigen di Gili Iyang dalam kondisi normal sebesar 20,9 %.

Artinya, di dalam volume 1liter udara bebas, terkandung 0,209 liter oksigen. Persentase tersebut lebih baik dari kondisi udara daerah-daerah lain di Indonesia.

“Disini udaranya sejuk. Kita bisa menghirup udara terbaik kedua di dunia. Pemandangannya pun cantik, dengan suasana laut yang biru. Cocok untuk menghabiskan waktu rehat,” ungkapnya.

“Semoga lain waktu, wisatawan lainnya berkesempatan mengunjungi Gili Iyang. Fenomena oksigen ini tidak ada di pulau lain. Hanya ada di Gili Iyang, Sumenep, Jawa Timur,” tuturnya.

Ia menjelaskan, jika keberadaan Gili Iyang semakin banyak diketahui publik. Maka jumlah wisatawan yang datang pun, akan semakin banyak. Dengan demikian, perekonomian masyarakat setempat pun dapat ikut terdongkrak.

“Kami harap potensi wisata ini makin berkembang, dengan adanya Pelabuhan Dungkek yang sudah selesai pengerjaannya. Selain itu, ini juga sebagai pendorong bagi kebangkitan ekonomi di Sumenep. Yang tentunya, berdampak pada sektor lain utamanya pariwisata,” jelasnya.

Akhir kata, Khofifah menyampaikan bahwa komitmen peningkatan kualitas layanan wisata, menjadi perhatian khusus bagi Pemprov Jatim.

Selain Gili Iyang, potensi wisata di Sumenep lain yang tidak kalah menariknya, yaitu Gili Labak. Lokasinya sekitar 30 menit dari Dungkek. Dan keindahannya tak kalah dengan kawasan Raja Ampat di Papua.

“Keindahannya bahkan dapat kita rasakan, dengan melihat langsung ikan-ikan seperti nemo. Pesona Gili Iyang di sini, tidak kalah indah. Apalagi saat ini, wisatawan dimudahkan dengan menggunakan transportasi laut yang berangkat dari Pelabuhan Dungkek, Sumenep Madura juga, selain Pelabuhan Kalianget,” pungkasnya. Soen/Roji


Editor: Joe Mesti

621

Baca Lainnya