Pendidikan

Selasa, 5 Juli 2022 - 03:49 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Unesa Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Joint Working Group (JWG) Indonesia-Prancis 2024

Surabaya | klikku.net – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ditunjuk sebagai tuan rumah Joint Working Group (JWG) Indonesia-Prancis pada 2024.

Program JWG merupakan kerja sama sektor pedidikan antara pemerintah Indonesia, lewat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), dengan Pemerintah Prancis, lewat Kementerian Pendidikan Nasional dan Pemuda.

Menurut Asrori, selaku Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Unesa, ini merupakan kehormatan bagi Unesa.

“Ditunjuk sebagai tuan rumah, merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Tentu Unesa harus menyiapkan diri, baik untuk ide maupun konsep kerja sama, inovasi, dan sebagainya. Semuanya untuk kesuksesan program dan penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia – Prancis,” ujarnya, Senin (4/7).

Lebih lanjut Asrori menambahkan, bahwa keputusan menunjuk Unesa sebagai tuan rumah, diambil saat kegiatan The 12th Joint Working Group (JWG) Prancis-Indonesia, bidang Pendidikan Tinggi, Riset, Inovasi, dan Entrepreneurship, yang diselenggarakan di Valenciennes, Prancis, pada 28-29 Juni 2022 lalu. Tim dari Unesa yang berangkat, yaitu Asrori dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Sujarwanto.

“Program ini mempertemukan lembaga pendidikan tinggi di dua negara, untuk mengonsolidasi seluruh aspek kerja sama yang tengah berjalan. Termasuk mengembangkan kerja sama di berbagai bidang lain. Tahun ini, fokus pembahasan kerja sama yaitu pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan entrepreneurship,” ungkapnya.

Asrori menjelaskan, pertemuan perguruan tinggi lintas negara tersebut membahas banyak hal. “Termasuk pertukaran tema-tema utama kerja sama antara Indonesia dan Prancis. Tema yang disorot, yakni lokakarya tematik yang mencakup bidang maritim, kesehatan, pertanian, pangan, energi, teknik komputer, hingga sosial dan pariwisata,” tuturnya.

Selain itu, terdapat presentasi berbagai organisasi penelitian perguruan tinggi dua negara. Kemudian percepatan untuk membangun jaringan dan proyek, untuk universitas dan pelaku penelitian, termasuk perusahaan dua negara.

“Ada juga sesi informasi. Yang di dalamnya mencakup sisi pendanaan, jaringan, dan inovasi,” pungkas Asrori.

Dalam konferensi ke-12 JWG 2022, delegasi dari Indonesia dihadiri puluhan perguruan tinggi negeri dan swasta, termasuk lembaga-lembaga terkait. Program ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan Indonesia dan Prancis. Khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan publikasi dua negara. @Nto tze


 

638

Baca Lainnya