SURABAYA | klikku.id – Ratusan keluarga memadati Kids Zone Kaza Mall Surabaya, Minggu (12/7), untuk mengikuti kegiatan “Kreasi Ayah dan Buah Hati: Goresan Cinta & Tulisan untuk Ayah”.
Acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 itu menjadi ajang mempererat hubungan emosional antara ayah dan anak.
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Jawa Timur tersebut diikuti sekitar 300 anak. Masing-masing peserta didampingi ayah dan ibunya sehingga jumlah pengunjung yang hadir diperkirakan mencapai 900 orang.
Sejak pagi, suasana di lokasi berlangsung meriah. Para ayah dan anak tampak antusias mengikuti lomba mewarnai serta menulis pesan untuk ayah. Duduk berdampingan di atas karpet, mereka bersama-sama menuangkan kreativitas melalui gambar dan tulisan.
Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Shodiqin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye nasional “Ayah Wajib Hadir” yang mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak.
Menurutnya, kehadiran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga penting dalam membangun kedekatan emosional dan karakter anak sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak keluarga memperkuat hubungan antara ayah dan anak. Interaksi sederhana seperti menggambar dan menulis bersama dapat menjadi momen berharga yang membangun ikatan emosional,” ujarnya.
Ia menambahkan, pola pengasuhan yang melibatkan ayah dan ibu secara seimbang menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, mandiri, dan berkarakter.
Karena itu, momentum Harganas diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
“Harapannya, anak-anak yang hari ini mendapat perhatian dan pendampingan dari kedua orang tuanya akan tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.
Melalui kegiatan yang dikemas santai dan interaktif ini, BKKBN Jawa Timur berharap budaya pengasuhan yang melibatkan ayah semakin mengakar di tengah masyarakat. Sehingga keluarga menjadi lingkungan pertama yang mampu membentuk karakter anak secara optimal. AM@n
