Surabaya | klikku.net – Progam SIM Cak Bhabin yang digagas Satlantas Polrestabes Surabaya kali ini sedikit berbeda. Sebab, kegiatan yang digelar di kompleks Pasar Gunung Anyar Surabaya ini, menyasar emak-emak.
Menurut Kasat Lantas Kompol Arif Fazlurrahman, SIM Cak Bhabin merupakan salah satu bentuk mendekatkan polisi pada masyarakat.
“Kami mendapat banyak masukan dari masyarakat. Khususnya di kawasan Gunung Anyar ini, agar program pembuatan SIM ini untuk emak-emak yang biasa ke pasar. Jadi kami fokus untuk emak-emak, selama seminggu ke depan di Kecamatan Gunung Anyar,” ujarnya, Selasa (27/9).
“Setelah peserta emak-emak ini lulus tes teori secara online. Maka dikumpulkan di satu lokasi, yakni Pasar Gunung Anyar ini, untuk ikut tes kesehatan, tes psikologi, termasuk tes praktek. Di sini, kami juga menyediakan coaching clinic dari MPM Honda. Setelah dinyatakan lulus, maka pemohon bisa berangkat ke Satpas Colombo, untuk foto dan membayar sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Lebih lanjut Arif menjelaskan, Satlantas melaksanakan kegiatan SIM Cak Bhabin di 24 lokasi secara serentak. Khusus pemohon SIM Cak Bhabin di Pasar Gunung Anyar, sebanyak 124 pemohon berasal dari Kecamatan Trenggilis, Rungkut dan Gunung Anyar.

Solekah, salah satu warga Gunung Anyar pemohon SIM, menyambut baik program unggulan Kasat Lantas dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan ini. Ia merasa dipermudah, karena dapat mengerjakan ujian teori melalui E-Avis di ponsel, dari rumah.
“Soal ujian teorinya sangat mudah, dan dapat dikerjakan melalui ponsel di rumah. Tidak merepotkan saya, sebagai ibu rumah tangga. Alhamdulillah, saya lulus dengan nilai sangat baik. Dan juga dinyatakan lulus ujian praktek,” pungkasnya. @Nto tze
