Internasional Pemerintahan

Kamis, 6 Oktober 2022 - 12:10 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Jawa Timur Jadi Tuan Rumah The 54th EAROPH Executive Comittee (EXCO) & The 28 th EAROPH World Congress 2022

Surabaya | klikku.net – Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah 54th EAROPH Executive Comittee (EXCO), yang di selenggarakan di Shangrila Hotel Surabaya, Rabu (5/10).

Kegiatan ini merupakan acara pembuka, yang dilanjutkan dengan agenda konferensi antar negara 2 tahunan, yakni The 28 th EAROPH World Congress 2022, yang juga diselenggarakan di Shangrila Hotel Surabaya, Rabu (5/10) hingga Jumat (7/10).

Dimana pada tahun ini, pembahasannya mengambil tema Masa Depan Permukiman : Mempercepat Pemulihan dan Mengantar ke Era Baru Urbanisasi Berkelanjutan Pasca-Covid 19.

EAROPH turut bermitra dengan United Cities and Local Government (UCLG) Asia Pasific. Dimana organisasi ini menaungi para kepala daerah dan asosiasi pemerintah daerah di wilayah Asia Pasifik.

Dimana juga menyelenggarakan ASEAN Mayor’s Forum (AMF) roundtable discussion. Sebagai bagian dan rangkaian kegiatan EAROPH World Congress, yang menghadirkan para kepala daerah dari negara-negara ASEAN di Asia Tenggara.

Menurut Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, tema utama kongres adalah dampak perubahan populasi terkait dengan pengelolaan iklim. Serta isu-isu terkait yang sedang diperdebatkan di tingkat internasional. Termasuk perencanaan infrastruktur, ketahanan air, energi terbarukan, dan pariwisata berkelanjutan.

“Konferensi ini bertujuan menyatukan tema-tema tersebut, untuk memperdebatkan dampaknya terhadap lingkar Asia Pasifik,” ujarnya.

Emil yang juga didapuk menjadi Deputy President EAROPH mengatakan, digelarnya EAROPH di Jawa Timur merupakan suatu kehormatan bagi pemerintah provinsi.

“Ini akan menjadi awal yang bagus. Apalagi akan ada roundtable walikota-walikota ASEAN yang merupakan forum resmi ASEAN, juga dan akan diadakan di tempat ini,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan ini akan menempatkan Jawa Timur pada tatanan global. Jadi negara lain tidak hanya melihat Indonesia hanya terpusat di Jakarta,” tambahnya.

“Tentunya kami harus ambil peran dalam platform regional dan internasional, mengenai konsep-konsep pembangunan yang telah dan sedang kita terapkan di Jawa Timur,” jelas Emil.

Selain itu, dengan dijadikannya Jawa Timur sebagai tuan rumah, hal ini penting untuk menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki banyak praktisi, dan juga lembaga, termasuk pelaku usaha dan akademisi, yang memiliki kapasitas global dalam bidang ilmu multidisiplin.

“Bukan hanya perencanaan atau planologi, bukan hanya arsitek dan bukan hanya keinsinyuran. Ini semua imelibatkan banyak hal. Jadi pendekatan yang digunakan di organisasi EAROPH ini adalah multisektor,” kata Emil.

Nantinya, kongres ini terdiri dari subtema yang akan dibahas, antara lain Kota Masa Depan dan Program Perencanaan Pasca Covid-19, Integrasi Mitigasi Risiko Bencana dalam Perencanaan Wilayah dan Kota, Inisiatif Percepatan Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19 : Perspektif Permukiman Manusia, dan Aspek Keberlanjutan dalam Urbanisasi dan Pemukiman. @Nto tze


 

160

Baca Lainnya