Ekonomi Bisnis Komunitas Pemerintahan

Rabu, 15 April 2026 - 19:38 WIB

11 jam yang lalu

logo

Direktur Utama PT SGN Mahmudi & jajaran direksi, bersama Ketua Dewan Pembina APTRI Arum Sabil, Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikun, serta Ketua DPD APTRI Jawa Timur Sunardi Edi Sukamto

Direktur Utama PT SGN Mahmudi & jajaran direksi, bersama Ketua Dewan Pembina APTRI Arum Sabil, Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikun, serta Ketua DPD APTRI Jawa Timur Sunardi Edi Sukamto

SGN Gelar Halal Bihalal Bersama Petani Tebu Rakyat di Probolinggo

PROBOLINGGO | klikku.id — Suasana hangat pasca-Idulfitri 1447 Hijriah terasa di Balai Pertemuan PG Wonolangan, Kabupaten Probolinggo.

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama petani tebu rakyat, Senin (13/4/2026), sebagai upaya mempererat hubungan kemitraan sekaligus memperkuat komunikasi dengan para pelaku sektor hulu industri gula.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Dewan Pembina APTRI Arum Sabil, Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikun, serta Ketua DPD APTRI Jawa Timur Sunardi Edi Sukamto, bersama puluhan perwakilan petani tebu yang tergabung dalam APTRI dari 33 pabrik gula di bawah naungan SGN.

Kehadiran para tokoh dan petani tersebut menciptakan suasana kebersamaan yang kental, mencerminkan soliditas serta peran strategis petani dalam menopang keberlangsungan industri gula nasional.

Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, dan melakukan evaluasi terhadap kemitraan yang telah terjalin.

Menurutnya, keberhasilan industri gula tidak terlepas dari kontribusi petani tebu sebagai mitra utama perusahaan. Karena itu, hubungan yang harmonis, terbuka, dan saling memahami menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Mahmudi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mitra dan pemangku kepentingan.

“Ini adalah momentum saling memaafkan. Saya mohon maaf kepada Bapak Ibu, mitra semuanya, stakeholder semuanya. Kami menyadari masih ada keterbatasan dalam kecepatan pelayanan maupun dalam memenuhi harapan mitra,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai masukan dari petani akan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat respons, serta menghadirkan kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan di lapangan.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi dalam menyongsong musim giling mendatang.

Sejumlah isu strategis, seperti peningkatan produktivitas tebu, efisiensi operasional, hingga penguatan dukungan kepada petani, menjadi fokus pembahasan bersama.

Di tengah tantangan industri yang semakin kompleks, kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu menjadi energi kolektif untuk memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan petani, tidak hanya dalam aspek produksi, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan petani sebagai bagian integral dari ekosistem industri gula nasional.

Melalui kegiatan ini, PT SGN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan petani tebu rakyat.

Sinergi yang terjalin diyakini menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan industri gula sekaligus mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional berbasis gula. Ryo


23

Baca Lainnya