Pendidikan

Selasa, 18 Oktober 2022 - 11:14 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Tim Sapuangin ITS berhasil meraih juara III pada Kompetisi On-Track Programme Shell Eco-Marathon 2022 kategori Urban Concept Internal Combustion

Tim Sapuangin ITS berhasil meraih juara III pada Kompetisi On-Track Programme Shell Eco-Marathon 2022 kategori Urban Concept Internal Combustion

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Kembali Berjaya di Ajang Internasional Shell Eco-Marathon 2022

Surabaya | klikku.net – Tim mobil hemat energi, Antasena dan Sapuangin, dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional.

Kali ini, masing-masing tim berhasil meraih juara ketiga pada kategori Urban Concept Internal Combustion Engine dan Prototype Hydrogen Fuel Cell, pada ajang Shell Eco-Marathon (SEM) 2022 Asia Pasifik dan Timur Tengah.

Kompetisi tahunan yang menuntut peserta lomba untuk membuat mobil hemat energi ini terbagi menjadi dua program, yakni On-Track Programme dan Virtual Programme.

Setelah dua tahun ditiadakan karena pandemi, tahun ini On-Track Programme kembali digelar secara luring dengan lokasi di Indonesia, tepatnya di Sirkuit Internasional Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Untuk gelaran On-Track Programme, terbagi menjadi dua kategori kendaraan, yaitu Prototype dan Urban Concept. Serta tiga kategori energi, yaitu Internal Combustion, Battery-Electric, dan Hydrogen Fuel Cell.

Kompetisi bergengsi yang diadakan oleh perusahaan migas Shell ini, diikuti oleh lebih dari 11 negara di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah, seperti India, Kazakhstan, Korea, Singapura, Saudi Arabia, Indonesia, dan lain sebagainya.

Menurut General Manager Tim Antasena ITS Geraldy Rafi, pada kompetisi Shell Eco-Marathon 2022 ini, timnya dengan mobil Antasena Alpha turun pada kategori kelas kendaraan Prototype Concept dengan kategori energi Hydrogen Fuell Cell.

“Untuk kategori ini, peserta ditantang untuk mendesain mobil dengan bahan yang kuat tapi ringan, efisiensi fuel cell dan motor electric yang tinggi, sistem transmisi dengan friksi yang rendah, dan integrated sensor untuk mengomunikasikan kondisi mobil kepada driver,” ujarnya, Rabu (18/10).

Untuk itu, Antasena Alpha dirancang dengan desain bodi yang lebih aerodinamis. Berbahan komposit karbon fiber, yang memiliki sifat rigid dan ringan. Hingga hemat energi.

Ia menambahkan, pengembangan juga dilakukan pada sistem transmisi yang lebih efisien. Selain itu, Antasena Alpha juga menggunakan velg berbahan komposit karbon fiber, dan ban yang ringan dengan jenis flat tire. Hingga mampu melaju dengan kecepatan 228 km per meter kubik.

Ia berharap, kedepannya Tim Antasena ITS dapat tampil lebih baik lagi, dan membawa pulang piala Winners di Shell Eco-Marathon On-Track Program 2023 mendatang.

Tim Antasena ITS berhasil meraih juara III pada Kompetisi On-Track Programme Shell Eco-Marathon 2022 kategori Prototype Hydrogen Fuel Cell

Sementara itu, Tim Sapuangin ITS dengan mobil Sapuangin XI Evo 3, berhasil meraih posisi ketiga pada kategori Urban Concept dan kategori energi Internal Combustion.

Menurut General Manager Tim Sapuangin ITS William Mikhael Parlindungan, tantangan pada kategori ini yaitu melakukan balapan tiga lap dengan total jarak 12,7 kilometer dan batas waktu 30 menit.

“Tim Sapuangin mampu menaklukkan tantangan tersebut, dengan hasil efisiensi bahan bakar sebesar 270 kilometer per liter,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak 2010 Tim Sapuangin selalu ikut kompetisi SEM ini. Dan sering meraih berbagai gelar juara dan penghargaan dari berbagai kategori.

William juga mengakui, jika tim lawan memiliki jiwa kompetitif yang tinggi. Hingga membuat mereka menjadi lawan terberat bagi tim Sapuangin pada ajang SEM 2022 ini.

“Alhamdulillah, dengan usaha dan kerja keras, Tim Sapuangin dapat membawa pulang penghargaan. Harapannya, kami akan kembali dengan inovasi-inovasi terbaik, untuk menunjang hasil yang lebih baik ke depannya,” pungkas mahasiswa Departemen Teknik Mesin ini optimistis.

Penghargaan tersebut bukanlah satu-satunya yang diraih oleh Tim Antasena dan Sapuangin ITS pada SEM 2022 ini. Pada kategori lomba Virtual Programme, Tim Antasena dan Sapuangin masing-masing menjadi juara pertama Communication Award dan juara pertama Data and Telemetry Award.

Tidak hanya itu, pada kategori lomba Autonomous Programming Competition tingkat global, Tim Antasena juga meraih juara pertama. Sementara Tim Sapuangin membawa pulang juara ketiga. @Nto tze


 

487

Baca Lainnya