Daerah

Jumat, 3 Februari 2023 - 20:30 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Tangkapan layar dari link media online terkait berita klarifikasi Ketua PPS Tobai Barat yang di Take Down (Doc. Anaf/klikku)

Tangkapan layar dari link media online terkait berita klarifikasi Ketua PPS Tobai Barat yang di Take Down (Doc. Anaf/klikku)

Klarifikasi Ketua PPS Desa Tobai Barat Sampang Diduga Bohongi Publik

SAMPANG | klikku.net  – Tidak terima dengan pemberitaan sebelumnya, terkait pembentukan sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tobai Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, yang diduga tabrak aturan. Ketua PPS Tobai Barat, Muhlisin memberikan klarifikasi di salah satu media online.

Namun sangat disayangkan, klarifikasi yang diterbitkan  oleh salah satu media online tersebut tidak sesuai dengan fakta dilapangan dan sudah membohongi publik, Jumat (03/02/2023).

Pasalnya, link berita dengan judul KLARIFIKASI DUGAAN MIRING KESEKRETARIATAN PPS TOBAI BARAT sudah tidak bisa dibuka, di layar hanya muncul 404 Page Not Found !, yang berarti sudah di Take Down oleh pihak redaksi media tersebut.

Dalam klarifikasi tersebut, Muhlisin selaku Ketua PPS Desa Tobai Barat menyatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, terkait pembentukan sekretariat PPS.

Namun hal itu disanggah oleh Ach. Abunawi, selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Tobai Barat. “Tidak benar mas,. Selama ini PPS tidak ada koordinasi dengan Pemdes,” katanya, saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Jumat (03/02/2023) malam.

Dirinya mengaku tidak pernah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait penetapan sekretariat PPS. Bahkan, dirinya tidak pernah memberikan nomor registrasi surat.

“Jika sudah ada SK, itu bukan dari kami. Sehingga nomor registrasi dalam SK itu tidak tercatat di buku administrasi Pemdes,” ungkapnya.

Senada, Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Tobai Barat, Takdir mengaku, bahwa selama ini belum pernah mengeluarkan SK Penetapan anggota Sekretariat dan juga domisili untuk kesekretariatan.

“Selama ini saya belum pernah mengeluarkan SK terhadap tiga orang staf PPS Desa Tobai Barat, apalagi mereka bukan orang-orang yang bekerja di lingkungan pemerintahan desa.” tuturnya.

“Muhlisin pernah minta tanda tangan ke saya tapi di tempat lain, padahal Balai Desa ada dan masih bagus, seharusnya menggunakan Balai untuk kegiatan Pemilu 2024, demi menciptakan suksesnya Pemilu.” tandasnya.

Sementara, Ketua PPS Desa Tobai Barat, Muhlisin memilih bungkam tidak mengangkat telepon dan tidak merespon chat WhatsApp dari awak media klikku.net.


Reporter : Anaf

1208

Baca Lainnya