Surabaya | klikku.net – Sekitar dua ribu mahasiswa dari berbagai kampus di Jawa Timur (Jatim) mendeklarasikan Gerakan Peradaban Indonesia, saat mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-115, di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu (20/5).
Menurut Rektor Unesa Prof Nurhasan, Hari Kebangkitan Nasional merupakan momen mengingatkan generasi millenial dan seluruh masyarakat, akan perjuangan 115 tahun lalu.
“Bagaimana mempersiapkan kemerdekaan itu memerlukan tenaga, pikiran, dan kekompakan. Jadi pentingnya kebersamaan untuk beradaptasi. Kita harus cepat beradaptasi dengan demokrasi yang kita miliki. Agar 2045, bangsa kita besar dan diperhitungkan negara lain. SDM unggul, kompak, sejahtera, dan adil,” ujarnya, usai upacara di halaman Rektorat Unesa.
Dia menambahkan, kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat seluruh Jawa Timur bahkan seluruh Indonesia.
“Mereka akan diberikan pendidikan tentang peradaban, nilai-nilai peradaban bangsa Indonesia. Kita bangun desa, kampung peradaban,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Peradaban Indonesia (GPI) Achmad Zaini yang ikut hadir menyatakan, setiap universitas di seluruh Indonesia akan dibentuk duta gerakan peradaban yang dimulai dari Unesa.
“Harapannya agar masyarakat Indonesia, lebih beradab. Peradaban itu penting, akhlak itu mulia dan wajib,” jelasnya.
Secara serentak, sumpah peradaban itu nantinya digelar di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya pada 29 Juli 2023 mendatang dan akan dihadiri Joko Widodo Presiden RI.
“Pesertanya anak SD, SMP, SMA, santri, mahasiswa, BEM, dan seluruh rektor Jatim dan Indonesia,” pungkasnya.
