Surabaya | klikku.net – Untuk menjalin dan mempererat tali silaturahim, warga RT 12 RW 6 Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, gelar kegiatan halal bihalal di Jl. Komering I no 3 Surabaya, Minggu (21/5).
Dalam sambutannya, Ketua RT 12 Mustika Jati Usada menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari seluruh warganya.
“Warga RT 12 ini tidak banyak, hanya sekitar 25 KK. Namun, kemarin karena pandemi dan kesibukan masing-masing. Kami jadi jarang bisa berinteraksi secara langsung. Karena interaksi selama ini lebih banyak melalui WAG,” ujarnya.
“Jadi momen halal bihalal setelah lebaran ini, kami jadikan ajang untuk bertemu dan berkumpul bersama. Apalagi pandemi sudah berakhir,” ujarnya.
Ketua RW 6 Lutfi mengapresiasi warganya yang guyup rukun antar sesama.
“Alhamdulillah, banyak yang hadir dalam kegiatan ini. Bukan hanya warga RT 12, warga dari RT 1 – 14 yang diundang, juga hadir. Bahkan pak lurah, bhabinkamtibmas, polisi RW, juga hadir. Termasuk Kepala KB TK Al Falah dan staf, yang sekolahnya ada di lingkungan kita, juga berkenan hadir. Ini menunjukkan keguyuban dan kerukunan warga di lingkungan RW 6,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Darmo Sugeng Harijono mengucapkan rasa syukur. Sebab, di tengah kesibukan masing-masing, warganya masih menjalin tali silaturahim antar sesama.
“Kegiatan halal bihalal semacam ini, dapat menumbuh kembangkan tali persaudaraan. Jadi yang tadinya belum kenal dengan tetangga, akhirnya jadi kenal. Harapannya, bisa digelar rutin. Bukan hanya saat momen lebaran saja,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dr Isy K. Syakir salaku tuan rumah, mengaku senang dan bersyukur, karena ditunjuk sebagai tuan rumah.
“Saya dan suami adalah warga baru di sini. Merasa bersyukur, karena akhirnya bisa kenal dengan tetangga. Sebab tetangga adalah saudara terdekat. Karena tetangga adalah orang pertama yang akan menolong kita, apabila ada kesulitan. Semoga kegiatan ini dapat memberi keberkahan dan kebersamaan warga di lingkungan ini,” ungkapnya.

Selain ramah tamah, saling berjabat tangan dan saling memaafkan. Kegiatan juga diisi dengan tauziah dari ustad Badrul Munir, yang menceritakan pentingnya melestarikan halal bihalal sebagai tradisi yang baik.
‘Sebab, halal bihalal merupakan tradisi sosial. Karena kita semua adalah saudara, baik saudara seiman, sebangsa, ataupun saudara dalam kemanusiaan,” ungkapnya.
