Surabaya | klikku.net – Sebanyak 17 kabupaten/kota di Jawa Timur, belum mewujudkan program Universal Health Coverage (UHC) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Hal itu disampaikan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat bertemu Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti di Surabaya, Rabu (24/5).
“Saat ini, Pemerintah Provinsi Jatim terus mendorong agar seluruh kabupaten/kota Jawa Timur, segera mewujudkan program UHC BPJS Kesehatan. Agar seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan terbaik. Apalagi dari 38 kabupaten/kota, baru 21 yang mewujudkan UTC. Sementara 17 sisanya masih belum,” ujarnya.
“Sisanya ini yang terus didorong, agar segara mewujudkan UHC tersebut. Supaya kesehatan masyarakat, mendapatkan perlindungan maksimal,” ungkapnya.
Dalam pertemuan itu, keduanya juga membahas tentang tertib rumah sakit, terkait dengan rujukan pasien yang akan berobat.
“Mengenai tertib rumah sakit layani rujukan pasien, untuk menjamin pelayanan yang baik. Kami akan berkoordinasi dengan rumah sakit dengan optimal. Terutama saat ada masukan dari rumah sakit, akan sangat berarti,” pungkasnya.
Sementara itu, Dirut BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti mengucapkan terima kasih, atas dukungan yang diberikan Pemprov Jatim demi terwujudnya UHC.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemprov Jatim, untuk melindungi kesehatan masyarakatnya. Karena jika masyarakatnya sehat, maka produktivitas akan terus meningkat. Dan ekonomi juga meningkat,” ujarnya. Il
Dia menambahkan, jika Jawa Timur ingin memperoleh predikat UHC. Maka sebanyak 95 persen warganya, harus sudah tercakup dalam program BPJS Kesehatan.
“Target RPJMN tahun 2024 secara nasional, sebanyak 98 persen warga Indonesia harus terlindungi,” pungkasnya.
