Pendidikan

Rabu, 26 Juli 2023 - 15:14 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Kukuhkan Empat Guru Besar Baru, Rektor Unair Ingatkan Pentingnya Kesinambungan Jiwa dan Raga

Surabaya | klikku.net – Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak, mengukuhkan empat guru besar di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR-C Unair, pada hari pertama, Rabu (26/5).

Menurut Prof Nasih, bertambahnya empat guru besar tersebut, akan semakin menambah kredibitas Unair di tingkat nasional hingga internasional.

“Pengukuhan gubes ini, menjadi bukti bahwa Unair akan terus berkontribusi untuk pendidikan bangsa,” ujarnya.

Empat guru besar yang dikukuhkan adalah Prof Dr Taufan Bramantoro drg MKes dalam bidang ilmu Manajemen Kesehatan Gigi, dan Prof Dr Muhammad Luthfi drg MKes di bidang ilmu Imunologi Molekuler Infeksi Rongga Mulut.

Serta Prof Dr Tintin Sukartini SKp MKes di bidang ilmu Keperawatan Medikal Bedah, dan Prof Dr Gunanti Mahasri Ir MSi dalam bidang ilmu Kesehatan Ikan dan Lingkungan.

“Ini menjadikan kami di Universitas Airlangga semakin percaya diri dan lebih bersemangat. Karena kami hadir dan mampu memberikan kontribusi yang luar biasa, berkat kerja keras dari profesor yang hari ini kita lantik,” ungkap Prof Nasih.

Dia menambahkan, sebagai seorang akademisi, sudah semestinya guru besar memiliki cara pandang yang lebih luas. “Tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk kebermanfaatan yang lebih masif. Para cendekiawan harus mampu memberikan kebaikan langsung kepada masyarakat, baik untuk persoalan kecil hingga persoalan yang kompleks,” tuturnya.

“Setiap persoalan selalu ada dimensi sebaliknya. Setiap muncul permasalahan selalu hadir solusi-solusi. Dan Universitas Airlangga sangat senang sekali karena banyak solusi yang hadir dari guru besar baru,” tambah Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair tersebut.

Rektor menuturkan, bahwa aspek manusia terdiri dari jiwa dan raga. Oleh karena itu, persoalan jiwa tidak boleh dikesampingkan. Bahkan perlu menjadi prioritas.

Bertambahnya dua guru besar di bidang kesehatan, khusunya kesehatan gigi, diharapkan mampu mengkombinasikan kedua aspek penting tersebut, dalam setiap luaran. Bahwa banyak sekali permasalahan yang timbul akibat persoalan gigi.

Aspek-aspek spiritualitas dan kejiwaan, juga harus ada dalam setiap persoalan dan penanganan permasalahan. Sebab menjaga kesinambungan antara jiwa dan raga, tidak hanya perlu dilakukan oleh manusia. Melainkan untuk semua makhluk hidup.

“Tidak terkecuali untuk hewan dan ikan. Selain perlu diperhatikan kuantitas dan kualitas hasil ikan. Menjaga ikan tetap dalam keadaan baik dan tidak stres, juga akan mempengaruhi kuantitas hasil,” pungkasnya.


 

190

Baca Lainnya