Komunitas Pariwisata

Sabtu, 29 Juli 2023 - 17:15 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Hadiri Buddhayana Cultural Expo, Kemenparekraf Dorong Keberagaman Lewat Wisata Religi & Event Ekonomi Kreatif

Surabaya | klikku.net – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Herliani Tanoesoedibjo menghadiri kegiatan Buddhayana Cultural Expo di Surabaya, Sabtu (29/7).

Dalam sambutannya, Angela Tanoesoedibjo menyebut, bahwa untuk ikut menjaga persatuan dalam keberagaman, perlu adanya wisata religi dan budaya.

“Indonesia kaya akan tempat-tempat bersejarah yang punya nilai budaya dan religi untuk dikunjungi. Di Bali, ada wisata religi Hindu. Ini mengajarkan keberagaman. Di Samosir, yang mayoritas Kristen, ada patung Yesus Kristus tertinggi di dunia. Ini menjadi obyek wisata untuk mendorong keberagaman,” ujarnya.

Dia menambahkan, di Jawa Timur ada tradisi berziarah Wali Songo. Bahkan makam lima dari sembilan Wali, ada di Jawa Timur. Sementara di Jawa Tengah ada Candi Borobudur, yang dikenal dunia sejak lama.

Selain tempat, keberagaman bisa dihadirkan melalui event atau acara. Salah satunya budaya dan agama Buddha dalam Buddhayana Cultural Expo.

“Apabila tak bisa berwisata, kita hadirkan keberagaman melalui event. Kami ingin permudah izin event. Di antaranya izin secara online. Ini juga salah satu upaya kami meningkatkan perekonomian lewat jalur ekonomi kreatif,” pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Acara Buddhayana Cultural Expo Tri Mulyani memaparkan, event ini digelar untuk memperingati Hari Asadha Puja 2023, dan mengenang 100 tahun Mahabiksu Ashin Jinarakkhita.

“Sekaligus untuk mengedukasi masyarakat luas, lewat sejarah agama Buddha. Mulai dari perkembangan hingga penyebarannya di Indonesia,” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan yang dibuka untuk umum dan semua kalangan ini, juga membawa pesan toleransi tinggi atas perbedaan.

“Kita hidup dalam keberagaman dan perbedaan. Untuk itu, semua perbedaan harus kita wadahi, kita tanggapi dengan berkesadaran. Supaya perbedaan ini tidak memecah-belah persahabatan dan bangsa. Tetapi justru mempersatukan,” ungkapnya.

Tri Mulyani juga menjelaskan, melalui kegiatan ini, pihaknya juga ingin berkontribusi untuk mempromosikan vihara di Jawa Timur, sebagai tempat wisata religi.

“Maha Vihara Mojopahit yang ada di Trowulan, sangat terkenal dengan patung Buddha tidur yang sangat besar. Vihara itu terbuka untuk umum dan menjadi tempat wisata, bukan hanya untuk orang buddhis saja,” pungkasnya.


 

1259

Baca Lainnya