Kesehatan Komunitas Pemerintahan

Selasa, 19 September 2023 - 19:19 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Diseminasi Penilaian Kredibilitas Anggaran untuk Imunisasi Rutin di Jawa Timur

Surabaya | klikku.net – Studi terbaru Pemerintah yang dilakukan bersama UNICEF, LPEM UI, dan IBP Indonesia, merekomendasikan peningkatan kredibilitas anggaran imunisasi. Ini dalam rangka memaksimalkan capaian Imunisasi Rutin dan Lengkap di Provinsi Jawa Timur.

Studi baru ini dirilis di Hotel JW Marriott Surabaya, Selasa (19/9), untuk menilai efisiensi dan efektivitas pelaksanaan anggaran, terkait imunisasi rutin di Jawa Timur.

Studi ini menemukan bahwa pandemi Covid-19 memiliki dampak yang signifikan terhadap program imunisasi rutin di Jawa Timur. Tetapi, pemerintah telah melakukan berbagai upaya di tahun pandemi, untuk mendukung pelaksanaan layanan imunisasi rutin tetap berjalan.

Laporan ini memberikan beberapa rekomendasi kebijakan, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan anggaran terkait imunisasi rutin di Jawa Timur.

Rekomendasi ini termasuk standardisasi anggaran, yang dirinci di tingkat kabupaten dan Puskesmas. Menyederhanakan prosedur pencairan dana, dan memprioritaskan imunisasi rutin dalam anggaran nasional.

Studi ini menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi di antara para pemangku kepentingan. Tujuannya untuk memastikan bahwa Imunisasi rutin menjangkau semua anak. Terlepas dari lokasi atau status sosial ekonomi mereka.

Pemantauan dan evaluasi rutin dapat membantu mengidentifikasi kesenjangan dan tantangan dalam penyediaan layanan Imunisasi dan menginformasikan strategi untuk meningkatkan cakupan dan pemerataan imunisasi.

Diseminasi studi ini menampilkan kata sambutan dari Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran, Kementerian Kesehatan Liendha Anjani, Kepala Kebijakan Publik UNICEF Indonesia Yoshimi Nishino, dan Country Manager IBP Indonesia Yuna Farhan.

Dalam sambutannya, Yoshimi Nishino mendorong para pembuat kebijakan untuk mengatasi masalah imunisasi rutin.

“Serta mendorong diskusi publik yang lebih luas, tentang isu-isu yang terkait dengan pembiayaan imunisasi dan strategi untuk mencapai target imunisasi rutin. Studi ini juga bertujuan untuk memahami sejauh mana, tantangan kredibilitas anggaran di tingkat nasional dan sub-nasional mempengaruhi pelaksanaan program imunisasi rutin,” ujarnya.

Pada sesi pertama, hadir Dede Krisnadianty dari IBP Indonesia, yang memaparkan pentingnya kredibilitas anggaran Pemerintah. Dede menyoroti bahwa peran CSOs dan akademisi, dapat memperkaya kajian kredibilitas anggaran di konteks Indonesia.

“Sehingga dapat mendorong sinergi para pihak, terutama penguatan aspek pengawasan dan transparansi dari penggunaan anggaran. Untuk tata kelola keuangan publik yang lebih baik dan anggaran yang kredibel,” ujarnya.

Sementara Khoirunurrofik dari LPEM Universitas Indonesia, menyampaikan hasil temuan dan rekomendasi dari studi.

Pada sesi kedua atau sesi diskusi panel, hadir Dyan Sawitri dari Kementerian Kesehatan, Gito Hartono yang merupakan Koordinator Fungsional Epidemiologi – Dinkes Jawa TImur, Atoilah Isfandiari dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, serta Seknas Fitra Jawa Timur Dakelan.

Pada sesi ini, pesan kunci yang disampaikan para narasumber adalah perlunya penganggaran kolaboratif, yang dibutuhkan untuk menjaga kredibilitas pelaksanaan Imunisasi Rutin.

Studi ini memberikan wawasan yang berharga, tentang tantangan dan peluang untuk imunisasi rutin di Jawa Timur. Para pembuat kebijakan, penyedia layanan kesehatan, dan masyarakat. Harus bekerja sama untuk memastikan, bahwa semua anak memiliki akses terhadap vaksin dasar. Yang dapat menjamin tumbuh kembang dan menyelamatkan nyawa mereka di kemudian hari.


 

425

Baca Lainnya