Hiburan

Minggu, 26 November 2023 - 23:48 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Film “172 Days” Sajikan Kisah Haru Perjalanan Cinta Nadzira Shafa & Amer Azzikra

Surabaya | klikku.net – Nonton bareng film 172 days di Studio XXI Royal Plaza Surabaya, berlangsung seru dan penuh haru. Apalagi, kegiatan itu dihadiri sejumlah pemain pendukung film produksi Starvision tersebut, Minggu (26/11).

Hadir dalam kegiatan itu, Bryan Domani pemeran Amer Azzikra, Ridwan Ghany pemeran Aa Herman, Yoriko Angeline pemeran Intan, Abun Sungkar pemeran Abun, Amara Shopie pemeran Niki, dan Nadzira Shafa, sang penulis buku ‘172 Days’.

Di hadapan para aktor dan aktris tersebut, Ita, salah satu penonton mengaku kisah film 172 Days, mirip dengan kehidupan cintanya.

“Saya sudah nonton film ini sampai tiga kali. Tetapi, tetap belum bisa move on. Tetap nangis terus!” ujarnua.

Ita mengaku, setelah 3 tahun pernikahan, suaminya meninggal saat berlayar di Singapore pada tahun 2018.

“Saya berusaha tetap setia, dan belum menikah lagi sampai sekarang. Anak yang menjadi penyemangat,” ungkap Ita.

Nadzira Shafa pun, berinisiatif untuk menandatangani novel 172 Days karyanya, yang dibawa Ita. “Terima kasih sudah membaca buku ini,” ujar wanita yang akrab dipanggil Zira ini.

Dalam kesempatan itu, Zira juga mengajak seluruh penonton untuk mendoakan almarhum sang suami, Amer Azzikra. “Semoga almarhum tenang di alam sana,” ucapnya.

Zira mengaku merasa terhormat, karena kisah cintanya bersama almarhum suami, diangkat ke film layar lebar.. Menurutnya, ini bisa menjadi pengingat untuk almarhum suami, yang menuntunnya menjadi sosok yang lebih baik.

Zira juga percaya Yasmin Napper dan Bryan Domani, mampu memerankan dirinya dan Amer dengan baik, hingga menyentuh hati penonton.

“Semoga film ‘172 Days’ bisa menjadi film yang menghibur, bisa dinikmati penonton dengan penuh haru, dan bikin baper,” harap Nadzira Shafa.

Sementara itu, Bryan Domani mengaku didirinya cukup gugup saat ditunjuk untuk memerankan tokoh Amer.

“Sebab, tanggung jawabku bukan hanya ke penonton. Tapi juga ke Nadzira dan para kru, serta pemeran lain. Semoga kisah ini juga menjadi pembelajaran. Bukan saja untuk diriku tapi juga ke penonton,” katanya.

Sementara Yasmin Napper yang memerankan Zira menceritakan, saat membaca naskah dia merasa tersentuh, dan membuatnya jatuh hati.

Di kehidupan nyata pun, Yasmin menjadi dekat dengan Zira. Karena sering berbagi, dan saling mendengarkan cerita satu sama lain.

“Saat membaca naskah ‘172 Days’ aku merasa tersentuh, karena sangat emosional. Dari bahagia hingga mengharu biru. Kisah perjalanan cinta Kak Amer dan Kak Zira ini, memberiku pelajaran baru tentang kehidupan. Di luar itu, aku juga jadi bersahabat dengan Kak Zira, sosok yang aku kagumi,” tuturnya.

 

Kisah Cinta Selama 172 Hari

Film drama romantis 172 Days, tayang di bioskop sejak Kamis (23/11). Film yang diproduseri Chand Parwez Servia tersebut, diangkat dari novel karya Nadzira Shafa. Yang mengabadikan perjalanan hijrah dan kisah cintanya selama 172 hari, bersama almarhum Amer Azzikra, putra almarhum Ustaz Arifin Ilham.

Selain Yasmin Napper dan Bryan Domani, film 172 Days juga dibintangi oleh Yoriko Angeline, Amara Sophie, Abun Sungkar, Adhitya Putri, Ridwan Ghany, Cindy Fatikasari, Tengku Firmansyah, Meisya Siregar, Hamas Syahid, Oki Setiana Dewi, Messi Gusti, Alfie Alfandy, Uli Herdi, dan Nadzira Shafa.

Film ini menceritakan perjalanan Nadzira Shafa, seorang gadis berusia 19 tahun, yang berada dipergaulan yang salah dan jauh dari agama Islam.

Setelah lolos dari kematian, akibat usaha bunuh diri yang gagal, Zira memutuskan untuk hijrah dan mulai memperbaiki diri.

Perjalanan hijrah Zira mempertemukannya dengan putra almarhum Ustaz Arifin Ilham, yang bernama Amer Azzikra. Pemuda 20 tahun itu, lalu mengajak Zira untuk ta’aruf dan menikah. Walau masih ragu karena masa lalunya, Zira menerima lamaran Amer.

Amer membimbing Zira dengan lembut, agar menjadi seorang muslimah yang baik. Zira merasa Amer adalah salah satu hadiah terbaik dari Allah SWT atas hijrahnya.

Ketika cinta mereka berdua semakin besar, ujian demi ujian pun datang dalam kehidupan mereka. Mulai dari drama keguguran, hingga Amer yang jatuh sakit hingga akhirnya wafat.

Chand Parwez Servia mengungkapkan, melalui film ini Starvision ingin menghadirkan kisah yang terinspirasi dari kisah nyata. Dan berharap menjadi pembelajaran bagi penonton, tentang arti ikhlas dari kisah cinta Amer dan Zira.

“Mengadaptasi novel 172 Days yang ditulis Nadzira Shafa. Membuat kami yakin bahwa cerita ini memiliki kekuatan yang menyentuh hati setiap orang yang mengikuti kisahnya,” tegasnya.

Bagi pembaca novel 172 Days mungkin sudah menjadi saksi kisah haru Zira dan Amer lewat tulisan. “Kini kisah itu kami hadirkan lewat film, yang bisa memberikan gambaran lebih luas tentang dunia Zira dan Amer,” paparnya.

Hadrah Daeng Ratu mengungkapkan, film ini akan menunjukkan betapa perjalanan hidayah dalam hidup seseorang, bisa datang dari cara yang istimewa. Termasuk seperti yang dialami dalam kisah Zira dan Amer.

Hadrah Daeng Ratu menekankan bahwa film 172 Days bercerita tentang perjalanan hijrah gadis remaja. Pertemuannya dengan Amer, membawa banyak perubahan dalam hidupnya ke arah yang lebih baik.

Allah SWT membuat perjalanan hidayah datang ke dalam hidup seseorang, dengan cara yang istimewa. Salah satunya dengan menemukan pasangan dan pernikahan.

“Pernikahan yang didasari dengan niat mencintai karena Allah, membuat kita bisa lebih ikhlas menjalani segala takdir Allah. Karena semua hanya milik Allah dan akan kembali pada Allah,” tuturnya.


 

735

Baca Lainnya