Hiburan Pendidikan Peristiwa

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:34 WIB

6 jam yang lalu

logo

Japanese Fun Festival Unitomo, Belajar Budaya Jepang Sambil Berburu Peluang Global

SURABAYA | klikku.id – Antusiasme generasi muda terhadap budaya Jepang terlihat dalam gelaran Bunkasai Japanese Fun Festival (JFF) 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Sabtu (30/5).

Bertempat di Gedung H Kampus Unitomo, festival bertema Kachoufuugetsu atau keindahan alam tersebut diikuti sekitar 250 peserta dari kalangan pelajar SMA, MA, SMK, mahasiswa, hingga komunitas pecinta budaya Jepang dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Acara dibuka langsung oleh Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Takonai Susumu, bersama Rektor Unitomo Prof. Dr. Siti Marwiyah.

Keduanya menilai festival budaya seperti ini menjadi jembatan penting untuk mempererat hubungan Indonesia dan Jepang.

Menurut Prof. Siti Marwiyah, penguasaan bahasa Jepang kini membuka peluang besar bagi generasi muda Indonesia.

Selain untuk melanjutkan pendidikan, kemampuan berbahasa Jepang juga menjadi nilai tambah di dunia kerja internasional.

“Jepang saat ini membutuhkan banyak tenaga kerja. Karena itu, penguasaan bahasa dan pemahaman budaya Jepang bisa menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk bersaing secara global,” ujarnya.

Sementara itu, Takonai Susumu mengaku terkesan dengan tingginya minat pelajar dan mahasiswa Indonesia dalam mempelajari budaya Jepang.

“Kegiatan seperti ini menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkuat hubungan budaya antara Jepang dan Indonesia,” katanya.

Festival berlangsung meriah dengan berbagai lomba akademik maupun nonakademik. Mulai dari cerdas cermat, kaligrafi Jepang (Shodou), seni membaca bahasa Jepang (Roudoku), lomba Kanji, hingga kompetisi J-Song, Seiyuu, Fanart, Coswalk, dan fotografi.

Tak hanya itu, pengunjung juga disuguhi beragam pertunjukan budaya khas Jepang seperti Yosakoi, upacara minum teh (Chanoyu), demonstrasi kaligrafi, hingga penampilan komunitas budaya Jepang Unitomo. Kehadiran cosplayer ternama dan stan kuliner Jepang turut menambah kemeriahan acara.

Wakil Dekan I FIPS Unitomo, Suhartawan Budianto, mengatakan JFF bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah edukasi budaya sekaligus ruang kreativitas bagi generasi muda.

“Harapannya, festival ini dapat terus menjadi ruang kolaborasi budaya dan melahirkan generasi muda yang berwawasan global,” ujarnya. AM@n


 

10

Baca Lainnya