Daerah Hallo Polisi

Kamis, 14 Desember 2023 - 12:36 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Mobil Honda Briyo yang digelapkan.

Dok Anam klikku.net ist.

Mobil Honda Briyo yang digelapkan. Dok Anam klikku.net ist.

Pelapor Kasus Penggelapan Mobil Merasa Penanganan Kasus di Polrestabes Surabaya Jalan Ditempat

Surabaya | klikku.net— Dari banyaknya kasus yang ditangani kini Kepolisian Polrestabes Surabaya diantaranya menerima laporan terkait dugaan penggelapan mobil dengan taksiran kerugian senilai Rp150 juta yang diduga dilakukan oleh Sri Utami.

Berdasarkan pada alamat yang dikenal Sri Utami merupakan warga Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan namun indekost di Kedunganyar Gang VII Nomor 19, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Sri Utami secara resmi diadukan atas dugaan kasus penggelapan mobil tersebut pada hari Selasa (22/08/2023) pukul 20.00 WIB. Namun, aduan tersebut hingga kini belum ada titik terang dari kepolisian Polrestabes Surabaya.

Korban penipuan penggelapan mobil Novidiya Yuliana menuturkan kronologinya semenjak Sri Utami beralasan meminjam mobil lada Novi mengatakan hanya 3 jam digunakan untuk keperluan ke Gresik namun hingga kini belum kunjung dikembalikan.

“Waktubitu tepatnya pada jam delapan pagi posisi saya masih tidur, Sri Utami (tetangga) sama penjaga kost ketuk-ketuk pintu katanya mau pinjam mobil hanya 3 jam ke Gresik karena bangun tidur dan keadaan saya setengah sadar akhirnya saya pinjamin serta ibu kost bilang alah mbak Yuki pinjamin saja hanya tiga jam saja,” ungkap Yuliana menyampaikan pengakuannya.

Kemudian, Yuliana menjelaskan saat menghubungi Sri Utami sebab belum kunjung kembali selama lebih dari tiga jam seperti yang dijanjikan beralasan jika anaknya yang di Madura sedang sakit. Jadi mobil itu masih akan dipinjam melebihi batas waktu yang dijanjikan pertama kalinya.

Masih kata Yuliana, karena tidak ada itikad baik dari pelaku akhirnya kasus penipuan atau penggelapan mobil tersebut dilaporkan ke Polrestabes Surabaya.

“Laporan saya ini sudah berjalan 4 bulan tetapi hingga kini belum ada titik terangnya atau progres kelanjutannya dari pihak Polrestabes Surabaya. Saya berharap kepada polisi khususnya Polrestabes Surabaya untuk menindaklanjuti laporan saya, karena atas kejadian tersebut saya mengalami kerugian materil Rp150 juta,” kata Novi bernada kecewa.

Berkaitan dengan ungkapan pelapor korban penggelapan mobil tersebut hingga kini pihak kepolisian Polrestabes Surabaya belum memberikan tanggapan penjelasan atas lambannya penanganan kasus tersebut pada media.


Editor : Anam

Kontributor : Arief

925

Baca Lainnya