Internasional Pendidikan

Rabu, 20 Desember 2023 - 20:31 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Belajar Flora, Fauna, & Sejarah Lokal Malaysia, Mahasiswa FEB Unair Lakukan Pertukaran Pelajar ke Universiti Malaya

Surabaya | klikku.net – Universitas Airlangga (Unair) terus memberikan kesempatan untuk para Ksatria Airlangga, agar dapat belajar di luar negeri.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB Unair) mengirimkan 24 delegasi terbaiknya ke Universiti Malaya (UM) Malaysia, dalam program Part Time Outbound Program 2023 kolaborasi antara Akademi Pengkajian Islam UM.

Sintya Alfafa, yang menjadi PIC dan mewakili mahasiswa FEB lainnya, menceritakan pengalamannya selama di UM. Dimana, dia dan delegasi lainnya, berkesempatan untuk melakukan presentasi secara langsung dihadapkan para dosen UM.

“Kami diharuskan membuat esai, sebagai tahap seleksi akhir dari fakultas, sebelum diberangkatkan ke UM. Nantinya, esai yang terbaik, dapat dipresentasikan secara langsung setibanya di UM,” ujarnya, Rabu (20/12).

Fafa menambahkan, pihaknya tak hanya berkesempatan menimba ilmu di negeri Jiran. Tetapi, juga mendapatkan pengalaman bertukar kebudayaan bersama mahasiswa lokal di UM.

“Salah satu rangkaian kegiatan yang paling berkesan, yaitu saat melakukan kerajinan batik khas Malaysia. Hal ini merupakan pengalaman dan pengetahuan baru. Apalagi, selama ini kami tahunya hanya batik khas Indonesia,” ungkapnya.

Fafa menjelaskan, universitas kenamaan di Malaysia itu terdapat Rimba Ilmu Botanic Garden. Dimana, ia dan delegasi FEB Unair lainnya, mendapatkan pengetahuan baru mengenai flora dan fauna, yang berada di Rimba Ilmu Botanic Garden yang masih lestari di UM.

“Sungguh pengalaman tak terlupakan selama di UM. Banyak hal yang kita pelajari di luar kampus UM. Terutama mahasiswa lokal di sana, yang sangat welcome dengan mahasiswa internasional,” tuturnya.

Selama di Malaysia, mereka juga belajar sejarah lokal. Salah satunya dengan berkunjung ke Museum of Asian Arts. Dan diperkenalkan dengan koleksi museum langka di sana.

Salah satunya, produk patung gajah Thailand dari abad 14-15 M, dan juga terdapat ukiran batu, barang-barang tembaga, serta persenjataan Melayu pada zaman dahulu.

Benda bersejarah tersebut sebagai pesan untuk para mahasiswa dan masyarakat lokal di Malaysia, agar mencintai megeri dan peninggalan dari nenek moyang kita.

“Kami juga diberikan informasi mengenai sejarah melayu sebelum merdeka. Dimana kisahnya, masih ada keterkaitan dengan sejarah Indonesia yang kita telah ketahui sejak lama,” kata Fafa.

Tak lupa, Fafa mengucapkan rasa terima kasih kepada FEB Unair, yang telah memberikan support dan kelancaran selama program berlangsung.

“Harapannya, FEB Unair dapat memperluas jejaring universitas ternama di kawasan Asia lainnya di periode selanjutnya. Agar bertambah pula pengetahuan dan wawasan dari mahasiswa,” pungkasnya.


 

1679

Baca Lainnya