Surabaya| klikku.net – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mengadakan Workshop Peningkatan Literasi Diseminasi dan Pelayanan dengan mengundang para jurnalis media cetak, Media online dan mahasiswa di Jawa Timur. Kegiatan berlangsung sehari di Aula Kantor BPS Jatim, Rabu (2/10) pagi sampai sore
Kepala BPS Jatim, Zulkipli, saat membuka Workshop menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi berupa pemahaman dan keterampilan para jurnalis yang biasa menghadiri rilis berita resmi statistik, mahasiswa agen statistik dalam membaca, menganalisis, dan memanfaatkan data statistik yang disediakan oleh BPS Jatim.
“Mari kita belajar lebih detail tentang apa saja yang diproduksi oleh BPS dan bisa ditulis oleh teman-teman wartawan peserta workshop, yang selama ini mungkin tidak tersampaikan dengan rinci dalam setiap liputan,” kata Kepala BPS Jatim.
Ia juga menjelaskan kegiatan ini penting untuk para mahasiswa khususnya Fakultas ekonomi jurusan statistik. “Materi-materi yang akan disampaikan dalam acara ini juga perlu diketahui dan dipelajari oleh adik-adik mahasiswa. Data-data BPS juga bisa digunakan untuk bahan penelitian para civitas akademika,” harapnya.
Mengawali sesi paparan, Statistisi Ahli Muda BPS Jatim, Uswatun Nurul Afifah, memaparkan tentang wajah baru website resmi BPS Jatim (jatim.bps.go.id) yang diharapkan bisa semakin mempermudah bagi para pengguna.
Ia pun menerangkan tentang HaloPST, sebuah platform digital yang menawarkan Pelayanan Statistik Terpadu secara virtual (online).
HaloPST dirancang dengan desain antarmuka yang user friendly untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan berbagai fitur layanan seperti pencarian berbagai data statistik, Chat AI, dan layanan konsultasi.
Materi selanjutnya adalah tentang inflasi, perkembangan ekspor, impor, neraca perdagangan serta pariwisata yang disampaikan oleh Statistisi Ahli Muda BPS Jatim, Dyah Reni Irmawati dan Nur Jannati Rokimah.
Selanjutnya Statistisi Ahli Madya BPS Jatim, Adenan, menerangkan, tentang luas panen dan produksi padi Gabah Kering Giling (GKG) dan produksi beras. Dilanjutkan oleh Statistisi Ahli Muda BPS Jatim, Abdus Salam yang mengupas tentang cara memahami indikator kemiskinan dan ketimpangan baik di perkotaan dan pedesaan.
Diujung acara penyaji menyampaikan materi tentang pertumbuhan ekonomi Produk Domistik Regional Bruto (PDRB) untuk pembangunan daerah di Jawa Timur. Dilanjutkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) oleh Statistisi Ahli Muda BPS Jatim, Fitriana Zahroh.
Soen/Roji
